IHSG Berpotensi Uji Level 5.750 Usai Terancam Turun Kelas oleh MSCI

Ilustrasi ihsg (sumber foto: NET)
Penulis: Moch Febrianto
Kamis, 25 Juni 2026 | 10:08:09 WIB

JAKARTA - Indeks harga saham gabungan atau IHSG berpotensi menguji level 5.750 pada perdagangan hari Kamis. Pada perdagangan hari Rabu kemarin, indeks saham domestik ini berakhir merosot di level 5.883,8 atau melemah sebesar 3,5 persen, meskipun pada awal pembukaan sempat bergerak di zona hijau. Sesuai dengan estimasi sebelumnya, hasil tinjauan klasifikasi pasar tahunan dari MSCI masih tetap menempatkan posisi Indonesia dalam kategori Emerging Market.

Kendati demikian, pihak MSCI tetap akan terus memantau konsistensi sekaligus efektivitas dari implementasi reformasi pasar modal di tanah air yang dijalankan oleh regulator bursa. Apabila proses peninjauan indeks MSCI pada bulan November 2026 mendatang tidak menunjukkan adanya perkembangan yang signifikan, maka terdapat potensi bagi MSCI untuk menurunkan status kelas Indonesia dari Emerging Market menjadi Frontier Market. Kondisi tersebut ditanggapi secara negatif oleh para pelaku pasar modal, terutama di tengah situasi bursa yang sedang kekurangan sentimen positif.

Berdasarkan analisis teknikal, pergerakan indeks saham telah menembus ke bawah tingkat psikologis 6.000 yang disertai dengan penipisan histogram positif MACD serta indikator stochastic RSI yang membentuk pola Death Cross pada area jenuh beli. “Sehingga IHSG berpeluang uji level 5.750 pada perdagangan Kamis (25/6/2026),” dalam ulasan yang dirilis pada hari Rabu.

Di sisi lain, terdapat proyeksi bahwa pergerakan indeks saham masih rentan untuk meneruskan pelemahannya guna menguji kisaran rentang wilayah di angka: 5.723-5.847

Namun setelah tahapan tersebut, tetap ada indikasi peluang bagi indeks saham untuk berbalik arah menguat menuju target kisaran di angka: 6.548-6.782

Reporter: Moch Febrianto