Harga Emas Antam 25 Juni 2026 Dipengaruhi Dolar, Fed & Geopolitik

Ilustrasi Emas (sumber foto: NET)
Kamis, 25 Juni 2026 | 10:08:08 WIB

JAKARTA - Harga emas Antam untuk Kamis, 25 Juni 2026 belum dapat dipastikan karena PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. baru akan merilis harga jual dan buyback resmi pada pukul 09.00 WIB. Investor sementara bisa menggunakan patokan harga Rabu, 24 Juni 2026, sambil memperhatikan faktor penggerak utama untuk memprediksi arah pergerakan.

Kondisi ekonomi global, pergerakan dolar Amerika Serikat, serta kebijakan moneter The Fed menjadi penentu utama. Ketidakpastian geopolitik juga kerap memicu kenaikan harga emas sebagai aset safe haven.

Harga Emas Antam 24 Juni 2026 sebagai patokan Sebagai acuan, harga emas Antam yang diumumkan Rabu, 24 Juni 2026 pukul 09.00 WIB menunjukkan penurunan. Harga jual emas batangan 1 gram terkoreksi, begitu juga harga buyback. Pergerakan hari sebelumnya sering kali memberi gambaran awal.

Ukuran Harga Jual (Rp) Perubahan (%)

  • 1 gram 2.661.638 -0.67%
  • 0.5 gram 1.380.944
  • 10 gram 26.110.113
  • 100 gram 260.361.280

Harga buyback emas Antam 1 gram pada 24 Juni 2026 tercatat Rp2.372.000. Angka ini turun Rp36.000 atau sekitar 1,50% dari hari sebelumnya. Selisih antara harga jual dan buyback dikenal sebagai spread, yang menjadi keuntungan perusahaan.

Harga emas sulit diprediksi secara akurat. Memprediksi harga emas Antam secara tepat untuk besok tidak mungkin dilakukan. Alasannya, harga sangat bergantung pada tiga faktor fundamental yang dinamis. Pertama, pergerakan harga emas dunia (XAUUSD) yang berfluktuasi setiap detik, dipengaruhi sentimen pasar, data ekonomi AS, kebijakan suku bunga The Fed, serta gejolak geopolitik.

Kedua, kurs rupiah terhadap dolar AS. Jika dolar menguat, harga emas Antam cenderung naik meski harga global stabil. Sebaliknya, penguatan rupiah bisa menekan harga emas domestik. Ketiga, kebijakan internal Antam yang memperbarui harga jual dan buyback setiap hari kerja pukul 09.00 WIB.

Faktor Penggerak Harga Emas Antam ke Depan: Investor perlu mencermati faktor yang berpotensi memengaruhi harga emas Antam beberapa hari ke depan. Salah satunya adalah rilis data inflasi PCE dari AS di akhir bulan. Jika data tinggi, The Fed kemungkinan menunda pemotongan suku bunga, yang biasanya berdampak negatif pada emas.

Geopolitik juga menjadi faktor penting. Konflik global membuat emas tetap menjadi aset lindung nilai. “Emas selalu menjadi pilihan utama saat ketidakpastian global meningkat. Ini statusnya sebagai safe haven,” ujar analis pasar komoditas dari Capital Futures, Indah Kirana, dikutip Selasa (24/6).

Selain itu, permintaan fisik emas di dalam negeri, tren harga emas dunia yang masih konsolidasi, serta fluktuasi kurs rupiah juga berpengaruh. Rupiah melemah ke kisaran Rp16.500 per dolar AS bisa mendorong kenaikan harga emas Antam sekitar Rp20.000–Rp30.000 per gram.

  • 1 Bln -5.28%
  • 1 Mgg -2.85%
  • 1 Thn +37.42%

Tren Harga dan Pajak Emas Antam Dalam satu bulan terakhir, harga emas Antam turun 5,28% atau Rp148.370 per gram. Dalam seminggu, penurunan mencapai 2,85% atau Rp 78.195 per gram. Namun, dalam setahun, emas Antam naik 37,42% atau Rp724.808 per gram. “Tren jangka panjang emas tetap positif. Koreksi saat ini wajar setelah mencapai titik tertinggi sepanjang masa di Mei 2026,” kata Indah.

Investor juga perlu memahami aspek perpajakan. Pembelian emas Antam dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 0,45% bagi pemilik NPWP, dan 0,9% bagi yang tidak memiliki NPWP.

Saat melakukan buyback di atas Rp10 juta, ada potongan PPh Pasal 22 lagi. Pemilik NPWP dikenakan 1,5%, sedangkan non-NPWP dikenakan 3%. Pajak dipotong langsung saat transaksi berlangsung.

Tips Memantau Harga dan Investasi Emas Untuk mengetahui harga emas Antam 25 Juni 2026 secara akurat, investor disarankan memantau situs resmi logammulia.com. Antam juga menyediakan aplikasi EmasKu yang memberi notifikasi harga setiap pagi. Alternatif lain adalah mengunjungi butik Antam di berbagai kota seperti Pulogadung atau Graha Dipta.

Meski harga bisa berbeda antarbutik karena stok dan biaya pengiriman, patokan utama tetap situs resmi Antam. Emas masih dianggap layak sebagai investasi jangka panjang. “Jangan melihat emas sebagai aset trading harian. Emas cocok untuk tujuan investasi 3–5 tahun ke depan,” tegas Indah.

Reporter: Diaz Muhammad Hanif