Analisis Pasar Saham IHSG Berpotensi Melemah Hari Ini

Ilustrasi IHSG, Sumber: bloombergtechnoz.
Penulis: Aaina Salsa Bila
Selasa, 23 Juni 2026 | 10:18:03 WIB

JAKARTA - Pasar saham Wall Street pada perdagangan Senin (22/6/2026) mayoritas mengalami tekanan turun. Kondisi ini dipicu oleh aksi jual besar-besaran pada saham teknologi berkapitalisasi besar, ditambah dengan saham SpaceX yang terus mencatat pelemahan selama tiga hari beruntun.

Indeks S&P 500 turun 0,37 persen dan Nasdaq Composite terkoreksi 1,32 persen. Sebaliknya, Dow Jones Industrial Average justru menguat 0,29 persen berkat kenaikan hampir 4 persen pada saham Caterpillar. Di sisi lain, saham Alphabet anjlok 5 persen, Amazon turun 4,8 persen, Meta Platforms melemah 2,3 persen, dan Microsoft terkoreksi 3 persen.

Sementara itu, di tengah tekanan sektor teknologi, beberapa saham semikonduktor menunjukkan kinerja positif. Saham Micron Technology melonjak hampir 7 persen menjelang rilis laporan keuangan kuartalan. Produsen chip lain seperti Advanced Micro Devices juga naik lebih dari 2 persen, dan Intel melesat 5 persen. Investor kini menantikan rilis data pengeluaran konsumsi pribadi Amerika Serikat pada Kamis mendatang.

Bursa Asia bergerak variatif pada perdagangan awal pekan. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,55 persen, Topix menguat 1,24 persen, Kospi Korea Selatan naik 0,69 persen, dan Kosdaq bertambah 0,19 persen. Sementara itu, Hang Seng Hong Kong turun 0,65 persen dan ASX 200 Australia melemah 0,14 persen. FTSE Straits Times naik 0,22 persen, sedangkan FTSE Malaysia turun 0,65 persen.

Pergerakan pasar tersebut dipengaruhi oleh laporan media Iran terkait penghentian pembicaraan akibat ancaman Presiden Amerika Serikat. Bank sentral China juga tetap mempertahankan suku bunga acuan pinjaman atau Loan Prime Rate sesuai ekspektasi pasar, dengan tenor 1 tahun di level 3,00 persen dan tenor 5 tahun di level 3,50 persen.

IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup melemah 0,98 persen dengan aksi jual bersih asing mencapai Rp1,11 Triliun. Saham-saham yang banyak dilepas asing meliputi BBRI, TPIA, BBNI, TLKM, dan BMRI.

"Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan terbatas di area support 6080-6065. Diperkirakan Support IHSG: 6080-6065 dan Resist IHSG: 6138-6160," sebut analis dalam riset hari ini.

Terdapat beberapa saham yang menjadi pilihan pelaku pasar untuk perdagangan hari ini sebagai berikut:

TINS Spec Buy dengan area di 3700-3670, target dekat 3800-3860, cutloss di bawah 3670.

ADRO Spec Buy dengan area beli di 2280-2270, target dekat 2340-2360, cutloss di bawah 2260.

OASA Spec Buy dengan area beli di 264-262, target dekat 270-274, cutloss di bawah 260.

GPSO Spec Buy dengan area beli di 484-480, target dekat 494-500, cutloss di bawah 476.

AMRT Spec Buy dengan area beli di 1400-1395, target dekat 1440-1450, cutloss di bawah 1390.

BULL Spec Buy dengan area beli di 382-380, target dekat 392-396, cutloss di bawah 378.

Reporter: Aaina Salsa Bila