IHSG 23 Juni 2026 Rawan Koreksi, Sentimen MSCI dan Rupiah Jadi Sorotan

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (sumber foto: NET)
Selasa, 23 Juni 2026 | 10:18:02 WIB

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan koreksi pada perdagangan Selasa, 23 Juni 2026, setelah melemah 0,98% pada penutupan awal pekan. 

Investor masih mencermati sejumlah sentimen yang berpotensi memengaruhi arah pasar domestik, termasuk pengumuman MSCI Annual Market Classification yang dijadwalkan hari ini.

Selain itu, dinamika konflik di Timur Tengah serta pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turut menjadi faktor yang memengaruhi sentimen. Investor juga menantikan hasil peninjauan peringkat Indonesia oleh S&P Global. Di sisi domestik, isu implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) menambah ketidakpastian di pasar.

“Untuk besok (Selasa) kami perkirakan IHSG masih rawan bergerak terkoreksi dengan support 6.035 dan resistensi 6.226, di mana untuk sentimen diperkirakan investor masih akan mencermati perihal MSCI dan Timur Tengah, serta pergerakan nilai tukar rupiah,” ujarnya.

IHSG ditutup di zona merah pada perdagangan Senin, 22 Juni 2026, terkoreksi 60 poin atau 0,98% ke level 6.117 di tengah derasnya aksi jual investor asing. IHSG ditutup di bawah level moving average lima hari (MA5), namun masih bertahan di atas MA10 dan MA20. Indikator MACD menunjukkan histogram positif, sedangkan Stochastic RSI melanjutkan pembalikan arah menuju area pivot.

Jika IHSG ditutup di bawah level 6.100, maka berpeluang menguji level psikologis 6.000. Namun, apabila mampu bertahan di atas 6.100, pergerakan konsolidasi diperkirakan berlanjut pada rentang 6.050 hingga 6.220.

Rekomendasi saham hari ini:

  • ISAT
  • NCKL
  • ASII
  • BBRI

Reporter: Diaz Muhammad Hanif