IHSG 22 Juni 2026 Diperkirakan Bergerak Sideways di Tengah Sentimen

Ilustrasi Saham (sumber foto: NET)
Senin, 22 Juni 2026 | 09:44:16 WIB

JAKARTA - Pasar saham Amerika Serikat ditutup pada Jumat, 19 Juni, karena libur Juneteenth National Independence Day, hari libur federal yang memperingati berakhirnya perbudakan di AS.

Pasar komoditas ditutup mixed pada hari yang sama. Brent crude naik 0,90% ke USD 80,57 per barel, batu bara turun 0,04% ke USD 131,50 per ton, CPO naik 1,57% ke MYR 4.646 per ton, dan emas turun 1,29% ke USD 4.156 per ons.

Pasar Asia juga ditutup mixed pada Jumat 19 Juni. Nikkei naik 0,28%, sementara Hang Seng dan Shanghai tutup. IHSG menguat 0,08% ke 6.177,14 dengan foreign net sell sebesar Rp3.194,3 miliar, terdiri dari Rp3.136,9 miliar di pasar reguler dan Rp57,4 miliar di pasar negosiasi. 

Foreign net sell terbesar di pasar reguler tercatat pada AMMN Rp728,0 miliar, DSSA Rp468,6 miliar, dan TPIA Rp333,8 miliar. Sementara foreign net buy terbesar tercatat pada BBCA Rp317,1 miliar, GOTO Rp44,4 miliar, dan MDKA Rp41,8 miliar. Top leading movers adalah MORA, BBCA, dan BYAN, sedangkan top lagging movers adalah TLKM, BMRI, dan AMMN.

Pada perdagangan Senin 22 Juni pagi, KOSPI dibuka melemah 0,13% sementara Nikkei dibuka menguat 0,28%.

“Hari ini, kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways di tengah sentimen yang mixed dari pasar regional,” sebut analis dalam riset Senin, 22 Juni.

Reporter: Diaz Muhammad Hanif