IHSG Ditutup Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pergerakan Saham

Ilustrasi IHSG, Sumber: peluangnews.
Penulis: Aaina Salsa Bila
Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:17:41 WIB

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sepekan ini dengan penguatan terbatas. Berdasarkan data pasar, indeks ditutup naik tipis 0,08 persen ke level 6.177,14 pada Jumat (19/6/2026). Secara akumulatif, IHSG berhasil menguat sebesar 3,76 persen dalam sepekan terakhir.

Pergerakan IHSG menjelang akhir pekan dinilai sesuai dengan ekspektasi yang cenderung konsolidatif.

“IHSG bergerak konsolidasi dan respon investor terhadap laporan MSCI 2026 Global Market Accessibility Review cukup positif,” ujarnya.

Dalam laporan tersebut, MSCI memberikan catatan bagi Indonesia mengenai transparansi kepemilikan saham, indikasi perdagangan terkoordinasi yang berpotensi mengganggu pembentukan harga wajar, serta keterbatasan informasi berbahasa Inggris bagi investor asing.

Pelaku pasar saat ini tengah menantikan pengumuman MSCI Annual Market Classification Review yang dijadwalkan pada 24 Juni 2026. Dari sisi eksternal, tekanan muncul akibat nilai tukar rupiah yang melemah ke level Rp17.804 per dolar AS, seiring penguatan mata uang Amerika Serikat karena ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.

Penguatan IHSG juga ditopang oleh kinerja sejumlah sektor.

“Sektor infrastruktur menjadi yang paling menguat, sementara sektor properti dan real estate mengalami tekanan,” jelasnya.

Adapun nilai transaksi harian di pasar modal dalam negeri tercatat mencapai Rp 24,65 triliun. Berikut adalah saham yang memengaruhi indeks:

Saham penopang penguatan: BBCA MDKA WIFI AKRA UNVR

Saham yang membebani indeks: TLKM TOWR ADMR AMMN BRPT

Untuk perdagangan awal pekan depan, IHSG diperkirakan masih akan berada dalam fase konsolidasi.

“Secara teknikal, IHSG berpotensi bergerak sideways pada kisaran 6.100 hingga 6.250,” ujarnya.

Pelaku pasar diharapkan mencermati sejumlah sentimen, terutama hasil MSCI Annual Market Classification Review serta arah kebijakan suku bunga global yang memengaruhi nilai tukar dan aliran dana asing.

Reporter: Aaina Salsa Bila