JAKARTA - Indeks saham Wall Street rebound pada perdagangan Kamis (18/6/2026) setelah sebelumnya tertekan oleh sinyal The Fed terkait peluang kenaikan suku bunga tahun ini. Penguatan dipimpin saham teknologi dan semikonduktor. Nasdaq Composite naik 1,91%, S&P 500 menguat 1,08% dan Dow Jones bertambah 0,14%. Saham Intel melonjak 10,6% usai pengumuman kemitraan dengan Apple dalam pengembangan chip di AS.
Sentimen positif ini turut mengangkat saham semikonduktor lain, seperti Nvidia yang naik 3% dan Micron Technology hampir 9%. iShares Semiconductor ETF juga menguat lebih dari 6%. Investor kini mulai fokus pada data ekonomi yang menunjukkan ketahanan ekonomi AS.
Di Asia, pergerakan bursa saham bervariasi. Nikkei 225 Jepang naik 1,65% dan Topix 1,37%. Kospi Korea Selatan melonjak 2,25%, sedangkan Kosdaq terkoreksi 3,01%. Hang Seng Hong Kong turun 1,59%, Taiex Taiwan naik 1,28% dan ASX 200 Australia melemah 0,62%.
FTSE Straits Singapura bertambah 0,08% dan FTSE KLCI Malaysia naik 0,70%. Harga minyak kembali melemah setelah AS dan Iran menandatangani kesepakatan damai sementara yang memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari.
IHSG kemarin (18/6/2026) ditutup melemah 0,78% ke level 6172 dengan net sell asing Rp 893 miliar. “Melihat hal tersebut, Kami memperkirakan IHSG hari ini sideways cenderung menguat. Diperkirakan Support: 6130-6080 dan Resist: 6200-6230,” ungkap seorang analis dalam riset Jumat (19/6/2026).
Rekomendasi trading saham hari ini:
BUMI Spec Buy area beli 166-171, cutloss di bawah 165, target 173-176.
DSSA Spec Buy area beli 760-780, cutloss di bawah 750, target 820-850.
ANTM Spec Buy area beli 3140-3170, cutloss di bawah 3130, target 3220-3260.
MBMA Spec Buy area beli 525-535, cutloss di bawah 520, target 550-570.
CUAN Spec Buy area beli 690-710, cutloss di bawah 680, target 730-750.
BULL Spec Buy area beli 388-394, cutloss di bawah 386, target 400-408.