Pilihan Saham Hari Ini Saat Pasar Saham Domestik Mengalami Koreksi
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan 17 Juni 2026 ditutup melemah -0,55% atau -34,22 poin ke level 6.220. IHSG koreksi setelah 2 hari reli. Pasar menanti keputusan suku bunga BI-Rate hari ini yang berpotensi kembali menaikkan 25 bps-50 bps (18/6). Kebijakan tersebut untuk stabilisasi nilai tukar dan mencegah capital outflow.
Dari domestik, pasar mencermati keputusan MSCI pada (18 Juni 2026/19 Juni 03.30 WIB) mengenai Global Market Accessibility dan (23 Juni 2026/24 Juni 03,30 WIB) Annual Market Classification. Hasil MSCI tanggal 18 Juni tersebut akan menentukan apakah tanggal 23 Juni pasar ekuitas domestik turun kelas menjadi frontier market atau masih bertahan di emerging market. Sebelum itu, MSCI telah menetapkan pembekuan terhadap pasar saham Indonesia sejak 27 Januari 2026 dan akan direview ulang investability, serta transparansi pasar domestik hingga 18 Juni 2026. Ketidakpastian pasar tercermin dari outflow yang masih terjadi dengan akumulasi jual bersih ytd di pasar reguler Rp78,73 miiliar.
Dari global, Indeks utama Bursa Wall Street kompak koreksi, Indeks Dow Jones -1,21% dan Nasdaq -1,35% (17/6). Pasar saham dilanda aksi profit taking setelah Presiden Trump menandatangani nota kesepakatan untuk mengakhiri perang Iran-AS di Prancis. Di sisi lain, The Fed juga kembali menahan suku bunga di level 3,5%-3,75% pada FOMC 18 Juni 2026. Keputusan tersebut sesuai dengan ekspektasi pasar, meskipun sikap hawkish Warsh untuk stabilisasi harga membuat suku bunga tinggi berjalan lebih lama sampai inflasi turun ke target 2%. IHSG hari ini diprediksi bervariasi dalam range 6.000-6.100.
Berikut beberapa pilihan instrumen investasi untuk perdagangan hari ini.
EMAS (Accum Buy) Closing Price: 7.000 Take Profit: 7,250 Stop Loss: 6.500
EMAS sideways posisi harga di area support membentuk spinning candle. Indikator MACD bar histogram melemah terbatas dalam momentum akumulasi. EMAS sejak awal tahun (ytd) diakumulasi investor asing senilai Rp2,11 triliun, ditengah outflow investor asing senilai Rp78 triliun (ytd) (17/6). EMAS menargetkan produksi emas (heap leach) pertamanya berjalan pada Kuartal I tahun 2026 (1Q26) dengan kapasitas 145 ribu ons/ tahun. Cadangan 1,9 juta ons emas terbesar di ASEAN.
HEAL (Accum Buy) Closing Price: 885 Take Profit: 925 Stop Loss: 845
HEAL berpotensi reversal membentuk pola cup and handle. Indikator stochastic crossing dan MACD bar hitogram dalam momentum akumulasi.
ADRO (Accum Buy) Closing Price: 2.330 Take Profit: 2.400 Stop Loss: 2.200
ADRO dalam fase sideways di area support. Indikator MACD bar histogram positif dalam momentum akumulasi. Sepanjang awal tahun, investor asing akumulasi ADRO Rp2,28 triliun (17/6).