Prediksi IHSG 12 Juni 2026 Bergerak Naik dan Rekomendasi Saham Pilihan

Ilustrasi Pasar Saham (sumber foto: NET)
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:43:06 WIB

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat terbatas pada perdagangan Jumat (12/6/2026). Sentimen ini muncul setelah pergerakan indeks ditutup terkoreksi tipis atau sebesar 0,28 persen pada hari Kamis (11/6/2026).

Para pelaku pasar dan investor global saat ini dinilai masih mencermati sejumlah agenda penting di pasar keuangan. Salah satu sentimen utama yang diperhatikan adalah rilis data Producer Price Index (PPI) Amerika Serikat.

Data ekonomi tersebut menjadi indikator penting yang diperhatikan investor untuk mengukur arah inflasi. Selain itu, data ini digunakan sebagai panduan mengenai potensi kebijakan suku bunga acuan dari Bank Sentral Federal Reserve.

Perkembangan situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah juga diperkirakan ikut memengaruhi pergerakan sentimen pasar modal. 

Ketegangan yang meningkat di wilayah tersebut berpotensi mendorong volatilitas harga komoditas global, termasuk minyak mentah. Fluktuasi ini pada akhirnya akan berdampak terhadap dinamika pergerakan pasar keuangan global.

Secara teknikal, pergerakan indeks diproyeksikan bergerak di level support 5.841 serta di tingkat resistance pada posisi 5.925.

“Untuk besok (Jumat) kami perkirakan IHSG berpeluang menguat terbatas dengan support 5.841 dan resistensi 5.925, di mana investor akan mencermati rilis data PPI AS nanti malam dan juga perkembangan geopolitik di Timur Tengah,” ujar pengamat pasar modal.

Terdapat sejumlah saham emiten pilihan yang direkomendasikan untuk dicermati oleh para investor ritel pada sesi perdagangan hari Jumat ini.

Berikut daftar rekomendasinya:

Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) diperkirakan bergerak pada rentang Rp 1.290 - Rp 1.390.

Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) berpeluang bergerak di antara Rp 1.570 - Rp 1.635.

Saham PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) di sektor pelayaran juga dinilai layak diperhatikan dengan potensi rentang harga Rp 286 - Rp 296.

Di sisi lain, pergerakan indeks saham juga diproyeksikan masih berada dalam rentang support 5.746 serta level resistance 6.000. Kondisi pasar saham domestik dinilai masih berpotensi berlangsung fluktuatif seiring tingginya ketidakpastian dari sentimen global maupun domestik.

Di tengah kondisi pasar tersebut, investor disarankan untuk mulai mencermati pergerakan saham di sektor energi. Sektor ini dinilai masih memiliki prospek pergerakan harga yang menarik dalam jangka pendek, seperti saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG).

Target pergerakan harga untuk saham pilihan tersebut meliputi:

AADI target harga terdekat diproyeksikan berada di Rp 8.475 per saham

ITMG memiliki target harga terdekat di area Rp 23.275 per saham

Pernyataan resmi mengingatkan bahwa seluruh analisis pergerakan instrumen saham ini tidak bertujuan mengajak untuk membeli maupun menjual. Keputusan penempatan dana investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab mandiri dari para investor.

Reporter: Diaz Muhammad Hanif