Pergerakan Harga Emas Antam pada 11 Juni 2026 Diproyeksi Fluktuatif

Ilustrasi Emas Antam, Sumber: rri.
Penulis: Aaina Salsa Bila
Kamis, 11 Juni 2026 | 10:48:48 WIB

JAKARTA - Harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) diproyeksikan bakal mengalami pergerakan yang fluktuatif pada Kamis besok, 11 Juni 2026.

Nilai logam mulia Antam (ANTM) diperkirakan kembali merosot menuju level support pertama pada angka Rp 2.708.000 per gram bahkan hingga menyentuh level support kedua di angka Rp 2.630.000 per gram.

"Namun kalau seandainya menguat, maka resistance pertama logam mulia (emas Antam) di Rp 2.768.000 per gram. Kemudian jika menguat lagi resistance kedua harga logam mulia (emas antam) di Rp 2.830.000 per gram," ungkapnya.

Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, nilai emas Antam (ANTM) hari ini mengalami penurunan sebesar Rp 20.000 menjadi Rp 2.713.000 per gram.

Pada hari Selasa (9/6/2026) sebelumnya, harga komoditas kuning ini juga sudah terpangkas sebesar Rp 10.000 ke posisi Rp 2.733.000 per gram.

Sepanjang tahun 2026, nilai emas Antam (ANTM) sebenarnya telah menorehkan grafik kenaikan sebesar 10 persen, mengingat pada 1 Januari lalu harganya masih berada di angka Rp 2.488.000 per gram.

Sementara itu, rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) untuk emas Antam (ANTM) berada pada level Rp 3.168.000 per gram yang sempat terukir pada 29 Januari 2026.

Di sisi lain, harga beli kembali atau buyback emas Antam (ANTM) pada Rabu (10/6/2026) turut merosot tajam sebesar Rp 40.000 menjadi Rp 2.487.000 per gram.

Setiap aktivitas transaksi harga jual bakal dikenakan potongan pajak yang selaras dengan ketentuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017.

Aktivitas penjualan kembali emas batangan ke Antam (ANTM) dengan jumlah di atas Rp 10 juta akan dipotong Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5 persen untuk pemilik Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Sedangkan untuk non-NPWP bakal dikenakan potongan sebesar 3 persen, di mana PPh 22 atas transaksi buyback ini langsung dipotong dari jumlah total nilai buyback.

Reporter: Aaina Salsa Bila