Wall Street Berakhir Mixed Serta Indeks S&P 500 dan Nasdaq Rebound

Ilustrasi Grafik Saham (sumber gambar: NET)
Selasa, 09 Juni 2026 | 10:06:39 WIB

JAKARTA  – Pasar saham Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Selasa, dengan indeks S&P 500 serta komposit Nasdaq di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, berhasil bangkit atau rebound.

Dalam pergerakan pasar, indeks Dow Jones Industrial Average mencatat penurunan sebesar 80,77 poin, atau berkisar 0,16 persen, sehingga berada pada level 50.786,01.

Sementara itu, indeks S&P 500 mengalami kenaikan sebesar 21,99 poin, atau berkisar 0,3 persen, ke level 7.405,73, dan indeks komposit Nasdaq melesat hingga 220,23 poin, atau berkisar 0,86 persen, ke level 25.929,66.

Penguatan pada indeks S&P 500 dan komposit Nasdaq tersebut didorong oleh pemulihan performa yang terjadi pada saham-saham di sektor teknologi.

Indeks teknologi S&P 500 tercatat melonjak sebesar 1,5 persen, sementara indeks Philadelphia SE Semiconductor melambung hingga 5,6 persen.

Saham Intel melesat tajam sebesar 11,2 persen setelah muncul kabar mengenai pemesanan produksi sebanyak 3 juta unit tensor processing oleh Alphabet untuk tahun 2028.

Di sisi lain, saham Broadcom mengalami peningkatan sebesar 2,8 persen, sedangkan saham Marvell Technology melonjak naik sebesar 9,6 persen.

Saham dari perusahaan farmasi Eli Lilly juga menguat sebesar 1,6 persen setelah hasil uji coba obat obesitas Retatrutide memperlihatkan efektivitas dalam mengurangi gangguan tidur, memotong berat badan, serta mengatasi sakit lutut.

Sementara itu, harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange terpantau melemah akibat adanya kekhawatiran terkait potensi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve.

Harga logam mulia untuk pengiriman bulan Agustus 2026 tersebut terkoreksi sebesar 0,6 persen menjadi US$4.341,1 per ons.

Meski demikian, penyusutan harga emas berjangka ini tertahan oleh penurunan nilai tukar dolar AS, di mana indeks dolar AS tercatat melemah sebesar 0,1 persen.

Pada saat yang sama, bursa saham di kawasan Eropa mengalami pelemahan pada hari Senin, dengan indeks STOXX 600 Eropa yang terkikis sebesar 0,2 persen akibat terpengaruh oleh situasi serangan Israel ke Iran.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, ditutup bergerak mendatar dengan kenaikan tipis hanya sebesar 5,15 poin menuju level 10.373,2.

Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, mengalami penurunan sebesar 142,83 poin, atau berkisar 0,58 persen, ke posisi 24.616,22.

Koreksi juga melanda indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, yang melemah sebesar 121,8 poin, atau berkisar 0,66 persen, ke posisi 18.223,1.

Indeks Cac 40 di Euronext Paris, Prancis, turut mengalami penyusutan sebesar 18,95 poin, atau berkisar 0,23 persen, ke level 8.199,29.

Adapun nilai tukar mata uang poundsterling terhadap dolar AS berada pada kisaran:

1,334 dolar AS per pound

Sedangkan untuk nilai tukar poundsterling terhadap mata uang euro berada pada kisaran:

1,1567 euro per pound

Reporter: Diaz Muhammad Hanif