Pergerakan IHSG Berisiko Melemah dan Pilihan Saham Hari Ini

Ilustrasi saham unggulan (sumber foto: NET)
Penulis: Moch Febrianto
Kamis, 04 Juni 2026 | 09:05:59 WIB

JAKARTA - Sejumlah analis memperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berisiko mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini, Kamis, 4 Juni 2026.

Selain memprediksi arah indeks, para analis tersebut juga membagikan beberapa rekomendasi untuk saham-saham unggulan.

Berdasarkan data dari IDX Mobile pada Rabu, 3 Juni 2026, IHSG ditutup merosot sebanyak 254,36 poin atau setara 4,11 persen menuju ke level 5.941,07 pada akhir perdagangan.

Sepanjang hari kemarin, pergerakan indeks berada dalam rentang paling rendah di angka 5.842 sampai level tertinggi di angka 6.213,18.

Terkait aspek likuiditas, total nilai transaksi pada perdagangan tersebut menyentuh angka Rp25,19 triliun, dengan volume perdagangan mencapai 36,2 miliar lembar saham.

Untuk frekuensi aktivitas transaksi di pasar modal tercatat sebanyak 2,72 juta kali.

Komposisi pergerakan memperlihatkan hanya ada 75 saham yang posisinya menguat, sedangkan 726 saham terpantau melemah, dan sisa 158 saham lainnya bergerak stagnan.

Beberapa emiten yang menjadi penekan utama hingga mendorong penurunan indeks LQ45 di antaranya adalah saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang anjlok 14,91 persen ke posisi Rp3.310.

Penurunan ini kemudian diikuti oleh saham PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) yang merosot 12,12 persen ke level Rp2.320.

Selanjutnya, saham PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) ikut menyusut sebesar 11,98 persen menuju ke posisi Rp294.

Emiten PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. (ANTM) juga mengalami penurunan 11,82 persen ke level Rp2.610.

Lalu saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) terpantau melemah 10 persen ke harga Rp1.305.

Tim riset memproyeksikan posisi IHSG untuk hari ini masih menjadi bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2) pada label hitam.

"Cermati area koreksi berikutnya di 5.755-5.814, untuk area penguatan terdekat berada di 5.958-5.984," seperti dikutip dalam risetnya, Kamis, 4 Juni 2026.

Analis memprediksi bahwa titik support untuk IHSG berada pada rentang area 5.899 serta 5.755, sedangkan untuk titik resistance akan berada di posisi 6.111 serta 6.286.

Investor disarankan untuk mempertimbangkan opsi buy on weakness terhadap beberapa saham pilihan yaitu:

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI)

PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI)

PT Bumi Resources Tbk. (BUMI)

Selain opsi tersebut, investor juga dapat mempertimbangkan pilihan trading buy untuk saham:

PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC)

Reporter: Moch Febrianto