JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat meroket pada sesi pertama justru berbalik arah ke zona merah pada sesi kedua perdagangan hari Jumat akhir pekan lalu (29/5/2026).
IHSG pada akhirnya ditutup mengalami koreksi minor sebesar 2,81 poin atau 0,05 persen ke posisi 6.127,38 di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pada saat indeks mengalami pelemahan, penanam modal asing membukukan aksi jual bersih atau net sell senilai Rp 8,52 triliun di seluruh pasar.
Nilai penjualan bersih oleh asing di pasar reguler menyentuh Rp 8,36 triliun, sedangkan di pasar tunai serta pasar negosiasi tercatat sebesar Rp 159,59 triliun.
Berikut adalah proyeksi teknikal untuk pergerakan sejumlah saham pada perdagangan Selasa (2/6/2026).
PT. Bank Central Asia Tbk (BBCA)
Tren pergerakan saham BBCA terpantau sedang mengalami penurunan dan dinilai masih memiliki potensi untuk melanjutkan pelemahannya menuju rentang level 5300-5500.
Pada perdagangan Jumat (29/5/2026), harga saham BBCA ditutup melemah 4,60 persen jika dibandingkan dengan hari sebelumnya ke level Rp 5.700 per lembar saham.
Rekomendasi: Buy on Support
Support: Rp 5300
Resistance: Rp 5800
PT. Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
Saham PGAS kembali dinilai belum berhasil menembus area resistance jangka menengah pada level 1.895 atau MA50, yang disertai dengan indikator MACD yang memperlihatkan tren pergerakan melandai.
Oleh karena itu, kondisi saat ini adalah wait and see, namun dapat mulai melakukan buy on weakness dalam kisaran level 1.785-1.810.
Apabila terjadi technical rebound, harga dapat bergerak menuju target resistance 1.930, dan batasi risiko jika pergerakan harga menembus ke bawah support 1.750.
Pada perdagangan Jumat (29/5/2026), PGAS ditutup menyusut 3,69 persen dibandingkan dengan hari sebelumnya ke posisi Rp 1.825 per lembar saham.
Rekomendasi: Buy on Weakness
Support: Rp 1.750
Resistance: Rp 1.930
PT. Darma Henwa Tbk (DEWA)
Saham DEWA disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami memperkirakan, posisi DEWA saat ini sedang berada pada bagian dari wave 3 dari wave (C).
Pada perdagangan Jumat (29/5/2026), DEWA ditutup menguat 1,21 persen dibanding hari sebelumnya ke level Rp 334 per saham.
Rekomendasi: Buy on Weakness
Support: Rp 270
Resistance: Rp 384