JAKARTA - Hasil riset harian dari sebuah perusahaan sekuritas menyebutkan bahwa bursa saham di Amerika Serikat berhasil mencatatkan rekor baru. Pergerakan positif tersebut didorong oleh performa kuat dan penguatan pada sektor teknologi serta sektor energi.
Dalam pergerakan pasar tersebut, indeks S&P500 tercatat mengalami penguatan sebesar 0,26 persen. Selain itu, indeks Nasdaq juga naik sebesar 0,42 persen dan indeks DJIA ikut menguat sebesar 0,09 persen.
Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dinilai memiliki potensi untuk bergerak volatil sepanjang minggu ini. Pergerakan indeks domestik tersebut diperkirakan akan berada dalam rentang antara 6040 sampai 6290.
Kondisi tersebut terjadi di saat para pelaku pasar di dalam negeri sedang menantikan publikasi beberapa data ekonomi penting. Data yang dijadwalkan meluncur pada hari ini meliputi angka inflasi, PMI Manufaktur, serta laporan neraca perdagangan.
“Untuk hari ini, kami proyeksikan IHSG bergerak dalam rentang 6090-6130,”
Lebih lanjut, ulasan riset tersebut memaparkan beberapa sektor perdagangan di bursa yang menarik untuk diperhatikan oleh para investor. Salah satu sektor yang direkomendasikan untuk dicermati adalah industri barang konsumsi atau FMCG.
Pilihan pada sektor tersebut diambil seiring dengan adanya potensi kenaikan angka inflasi nasional yang datanya akan dipublikasikan hari ini. Faktor ini dinilai berpotensi untuk memicu pertumbuhan inflasioner, terutama apabila harga bahan baku mentah sudah mulai bergerak normal kembali.