IHSG Senin 25 Mei 2026 Diprediksi Menguat Dorongan Sentimen Global

Ilustrasi IHSG (sumber foto: NET)
Senin, 25 Mei 2026 | 09:30:54 WIB

JAKARTA - Pasar saham Amerika Serikat mencatatkan penguatan pada Jumat (22/5). Indeks Dow naik lebih dari 270 poin mencapai rekor penutupan tertinggi seiring menurunnya harga minyak serta munculnya optimisme terkait resolusi konflik di Timur Tengah.

Imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat tenor 10 tahun tercatat turun 0,26% ke level 4,558%. Sementara itu, indeks dolar Amerika Serikat juga mengalami pelemahan sebesar 0,02% ke posisi 99,24.

Pasar komoditas pada hari yang sama juga mayoritas ditutup menguat. Minyak WTI naik 0,26% menjadi USD 96,60 per barel, Brent meningkat 0,94% ke USD 103,54 per barel, serta CPO naik 0,63% ke MYR 4.486 per ton. Namun, harga batu bara turun 0,80% ke USD 136,45 per ton dan emas melemah 0,74% ke USD 4.509 per ons.

Bursa Asia turut mencatatkan penguatan pada perdagangan Jumat. Hang Seng naik 0,86%, Nikkei melonjak 2,68%, dan Shanghai menguat 0,87%. Indeks harga saham gabungan naik 1,10% ke posisi 6.162,05.

Aktivitas perdagangan mencatatkan penjualan bersih asing sebesar IDR 309,5 miliar. Penjualan bersih tersebut terdiri dari IDR 1.068,4 miliar di pasar reguler dan pembelian bersih IDR 758,9 miliar di pasar negosiasi.

Penjualan bersih asing terbesar di pasar reguler terjadi pada saham BBCA, BMRI, dan TPIA. Sementara itu, pembelian bersih asing terbesar tercatat pada saham MDKA, TINS, dan INCO. Saham yang menjadi pendorong utama indeks adalah MDKA, EMAS, dan BRMS, sedangkan pemberat indeks meliputi TLKM, ASII, dan BYAN.

Memasuki perdagangan Senin (25/5) pagi ini, pasar KOSPI sedang libur, sementara indeks Nikkei dibuka menguat sebesar 2,10%.

“Hari ini, kami memperkirakan JCI akan rebound setelah melemah selama sepekan, didukung oleh sentimen positif dari pasar regional dan global,” sebut analis dalam riset Senin (25/5).

Reporter: Diaz Muhammad Hanif