Stagnan, Harga Perak Antam Hari Ini Bertahan Rp12,26 Juta per 250 Gram

Ilustrasi Perak Antam, Rakyatcirebon. (NET).
Penulis: Aaina Salsa Bila
Selasa, 12 Mei 2026 | 09:48:06 WIB

JAKARTA - Harga perak murni batangan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam terpantau tidak bergerak pada perdagangan Selasa, 12 Mei 2026 pagi.

Merujuk pada data resmi di laman Logam Mulia, harga perak hari ini tetap berada di angka Rp47.000 per gram. Posisi tersebut tidak menunjukkan perubahan jika dibandingkan dengan penutupan pekan lalu.

Keadaan pasar yang cenderung datar ini muncul usai adanya fluktuasi yang cukup tajam pada awal Mei 2026. Walaupun stabil secara harian, para investor terus memperhatikan pergerakan komoditas ini.

Perak menjadi instrumen lindung nilai selain emas di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi pasar modal dalam negeri. Antam menyediakan perak dalam ukuran 250 gram serta 500 gram.

Berbeda dengan emas, perak lebih banyak diminati oleh investor untuk diversifikasi portofolio dalam skala volume yang lebih luas. Hal ini sesuai bagi masyarakat yang mencari harga perak terbaru.

Sesuai dengan regulasi perpajakan yang berlaku, pembelian logam mulia termasuk perak murni batangan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai atau PPN sebesar 11 persen.

Harga akhir yang dibayarkan konsumen sudah mencakup komponen pajak tersebut sesuai dengan ketentuan PMK Nomor 48 Tahun 2023. Jika melihat riwayatnya, harga perak Antam sempat dinamis.

Pada Selasa, 5 Mei 2026, harga perak berada di posisi Rp47.000 per gram setelah turun sebesar Rp450. Tren ini sempat memicu pertanyaan mengenai penyebab harga perak turun pada pekan lalu.

Sebelumnya, pada Jumat, 1 Mei 2026, harga perak sempat melonjak hingga Rp1.500 ke level Rp47.900 per gram. Pergerakan yang volatil menunjukkan sensitivitas tinggi terhadap permintaan industri global.

Bagi yang melakukan cek harga, perlu dipahami adanya perbedaan harga perak murni dan heritage. Produk perak murni fokus pada nilai intrinsik logam dengan kadar 999.9.

Sementara edisi Heritage memiliki nilai premium karena aspek desain dan kolektibilitasnya. Tren investasi perak untuk pemula kini mulai berkembang seiring dengan harga emas yang semakin tinggi.

Perak dianggap lebih terjangkau bagi investor ritel yang ingin memiliki aset fisik dalam jumlah besar dengan modal yang lebih rendah dibandingkan emas dalam gramasi yang sama.

Reporter: Aaina Salsa Bila