JAKARTA - Harga emas perhiasan kembali menjadi pusat perhatian masyarakat pada awal pekan ini. Banyak warga mulai memantau pergerakan harga emas untuk kebutuhan investasi, tabungan, hingga pembelian perhiasan.
Berdasarkan pembaruan terbaru dari platform perdagangan emas Lakuemas, harga jual emas fisik kategori perhiasan pada Senin, 11 Mei 2026 pukul 06:11 WIB mengalami pergerakan di berbagai kadar karat.
Harga emas 24 karat atau dengan kadar kemurnian 99 persen tercatat berada di angka Rp2,493 juta per gram. Sementara itu, emas 23 karat dijual sekitar Rp2,143 juta per gram dan emas 22 karat berada di kisaran Rp2,049 juta per gram.
Pergerakan harga emas biasanya dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari kondisi ekonomi global, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, hingga tingkat permintaan masyarakat terhadap logam mulia.
Berikut daftar harga jual emas fisik kategori perhiasan terbaru yang ditampilkan Lakuemas: Emas 24K (99 Persen) — Rp2.493.000 per gram Emas 23K — Rp2.143.000 per gram Emas 22K — Rp2.049.000 per gram Emas 21K — Rp1.959.000 per gram
Emas 20K — Rp1.864.000 per gram Emas 19K — Rp1.770.000 per gram Emas 18K — Rp1.675.000 per gram Emas 17K — Rp1.580.000 per gram Emas 16K — Rp1.485.000 per gram Emas 15K — Rp1.393.000 per gram Emas 14K — Rp1.299.000 per gram
Emas 13K — Rp1.206.000 per gram Emas 12K — Rp1.111.000 per gram Emas 11K — Rp1.017.000 per gram Emas 10K — Rp924.000 per gram Emas 9K — Rp829.000 per gram
Di bagian bawah daftar harga juga terdapat keterangan bahwa harga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar emas. Karena itu, masyarakat biasanya rutin memantau update harga sebelum melakukan transaksi.
Emas 24 karat masih menjadi jenis emas yang paling banyak diperhatikan masyarakat karena memiliki tingkat kemurnian paling tinggi dibanding jenis lainnya. Aset ini juga dianggap sebagai pelindung nilai.
Banyak investor memilih membeli emas secara bertahap karena dinilai memiliki nilai yang relatif stabil dalam jangka panjang. Sementara itu, kadar 18K hingga 22K lebih sering digunakan untuk kebutuhan perhiasan sehari-hari.
Perubahan harga emas dipengaruhi berbagai faktor internasional maupun domestik. Salah satu faktor utama adalah pergerakan harga emas dunia yang mengikuti kondisi ekonomi global secara menyeluruh.
Selain itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga memengaruhi harga emas di Indonesia. Ketika dolar menguat, harga emas dalam negeri biasanya ikut mengalami kenaikan yang signifikan.
Permintaan masyarakat menjelang musim pernikahan, hari raya, hingga kondisi pasar investasi juga dapat membuat harga emas bergerak cukup aktif setiap harinya bahkan dalam hitungan jam.
Dalam beberapa tahun terakhir, minat masyarakat terhadap emas terus meningkat. Selain dijadikan perhiasan, emas kini juga dianggap sebagai salah satu bentuk tabungan jangka panjang bagi keluarga.
Banyak warga membeli emas sedikit demi sedikit sebagai persiapan kebutuhan masa depan. Tidak sedikit pula yang memanfaatkan platform digital untuk memantau harga secara real time sebelum membeli.
Masyarakat tetap disarankan melakukan transaksi melalui toko atau platform resmi agar kualitas emas dan keamanan transaksi lebih terjamin, serta selalu memastikan kelengkapan sertifikat produknya.