Daftar Harga Emas Perhiasan Hartadinata Abadi dan Laku Emas Terbaru

Ilustrasi Harga Emas
Penulis: Aaina Salsa Bila
Senin, 04 Mei 2026 | 16:42:39 WIB

JAKARTA – Mengawali pekan pertama di bulan Mei 2026, kondisi pasar emas perhiasan di tanah air menunjukkan tren yang cukup tenang dan stabil.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, harga emas perhiasan tidak mengalami pergerakan signifikan di beberapa penyedia besar seperti Raja Emas Indonesia dan Hartadinata Abadi.

Kondisi flat atau stagnan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk meninjau kembali anggaran mereka sebelum memutuskan untuk membeli koleksi baru.

Banyak faktor yang sebenarnya mendasari mengapa nilai logam mulia dalam bentuk perhiasan ini bisa bertahan di posisi yang sama sejak penutupan sebelumnya.

Natasha Khairunisa berpendapat bahwa pergerakan harga emas perhiasan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk permintaan dari industri perhiasan global, fluktuasi nilai tukar mata uang, serta kebijakan bank sentral dalam mengelola cadangan emas.

Kombinasi antara kekuatan ekonomi makro dan minat pasar ritel domestik sering kali menjadi penentu utama arah harga per harinya.

"Harga emas perhiasan terpantau stabil di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas pada Senin pagi, 4 Mei 2026," lapor Natasha Khairunisa, menurut sumber tersebut.

Informasi ini menjadi rujukan penting bagi para ibu rumah tangga maupun investor perorangan yang gemar mengoleksi perhiasan sebagai aset cadangan.

Jika melihat rincian di Raja Emas Indonesia, harga emas perhiasan untuk kadar paling tinggi yakni 24 karat masih bertengger di angka Rp2.235.000 per gram.

Sedikit di bawahnya, harga emas perhiasan untuk kadar 23 karat dipatok sebesar Rp2.095.000 per gram dan 22 karat seharga Rp2.003.000 per gram.

Bagi mereka yang mencari kadar menengah, harga emas perhiasan 21 karat dijual Rp1.914.000 per gram, sementara 20 karat berada di posisi Rp1.822.000 per gram.

Penurunan kadar satu tingkat ke 19 karat membuat harga menjadi Rp1.730.000 per gram, disusul kadar 18 karat yang dibanderol Rp1.641.000 per gram.

Raja Emas Indonesia juga menyediakan kadar yang lebih rendah seperti 17 karat dengan harga Rp1.549.000 per gram dan 16 karat senilai Rp1.457.000 per gram.

Masyarakat yang ingin membeli perhiasan dengan harga lebih terjangkau bisa melirik kadar 15 karat yang dihargai Rp1.368.000 per gram.

Selanjutnya, untuk kadar 14 karat dijual Rp1.276.000 per gram, lalu 13 karat seharga Rp1.184.000 per gram, dan 12 karat di level Rp1.094.000 per gram.

Ketersediaan variasi kadar ini menunjukkan bahwa pasar emas perhiasan sangat adaptif terhadap daya beli masyarakat yang beragam di ibu kota.

Di sisi lain, jaringan toko Hartadinata Abadi menawarkan rincian harga yang sedikit berbeda namun tetap menunjukkan status stabil pada pagi ini.

Untuk kadar 22 karat di toko ini, harga emas perhiasan ditawarkan cukup tinggi yakni sebesar Rp2.488.000 per gram.

Sementara itu, untuk kadar 20 karat tercatat pada harga Rp2.440.000 per gram dan kadar 17 karat dijual senilai Rp2.173.000 per gram.

Bagi kolektor yang menyukai desain dari Hartadinata, kadar 16 karat hari ini dibanderol dengan harga Rp2.053.000 per gram.

Mereka juga melayani pembelian kadar rendah seperti 9 karat seharga Rp1.377.000 per gram dan 8 karat senilai Rp1.268.000 per gram.

Pilihan paling ekonomis di Hartadinata adalah harga emas perhiasan kadar 6 karat yang per gramnya dihargai Rp1.087.000 saja.

Perbedaan harga antar toko biasanya dipengaruhi oleh biaya produksi, desain yang ditawarkan, serta branding masing-masing perusahaan perhiasan tersebut.

Laku Emas yang merupakan bagian dari CMK Group juga merilis daftar harga mereka yang terpantau belum bergerak naik maupun turun.

Pada penyedia ini, harga emas perhiasan kadar 24 karat dipasarkan senilai Rp2.418.000 per gram, lebih tinggi dibanding pesaingnya di Raja Emas.

Kadar 23 karat di Laku Emas tercatat Rp2.077.000 per gram, sedangkan kadar 22 karat dijual dengan harga Rp1.986.000 per gram.

Untuk kadar 21 karat harganya adalah Rp1.899.000 per gram, sementara 20 karat berada di angka Rp1.807.000 per gram.

Kadar 19 karat ditawarkan seharga Rp1.715.000 per gram dan kadar 18 karat yang cukup populer berada di posisi Rp1.624.000 per gram.

Beralih ke kadar yang lebih rendah di Laku Emas, harga untuk 17 karat mencapai Rp1.532.000 per gram dan 16 karat senilai Rp1.440.000 per gram.

Pecahan kadar 15 karat hari ini dihargai Rp1.350.000 per gram, kemudian 14 karat seharga Rp1.259.000 per gram, dan 13 karat senilai Rp1.169.000 per gram.

Harga emas perhiasan paling rendah di Laku Emas adalah untuk kadar 12 karat yang dipatok pada angka Rp1.077.000 per gram.

Natasha Khairunisa berpendapat bahwa dengan tren yang terus bergerak dinamis, calon pembeli maupun investor emas perhiasan disarankan untuk terus memantau harga agar bisa mengambil keputusan terbaik.

Kewaspadaan ini sangat penting terutama bagi mereka yang tidak hanya mencari nilai estetika, tetapi juga memikirkan nilai jual kembali di masa mendatang.

Memiliki perhiasan emas memang selalu dianggap sebagai bentuk perlindungan nilai yang paling konvensional namun tetap efektif bagi banyak orang.

Meskipun hari ini harga cenderung diam di tempat, bukan tidak mungkin gejolak moneter global akan mengubah angka ini dalam hitungan hari.

Masyarakat harus lebih jeli membandingkan harga emas perhiasan antar satu toko dengan toko lainnya demi mendapatkan nilai terbaik bagi uang mereka.

Jangan lupa untuk selalu menyimpan surat-surat pembelian agar proses penjualan kembali di masa depan tidak mengalami kendala administrasi.

Dengan stabilitas harga emas perhiasan saat ini, para pengrajin dan pebisnis perhiasan pun dapat bernapas lega dalam menentukan target penjualan mereka.

Dinamika pasar yang landai di awal pekan ini diharapkan dapat memacu volume transaksi perdagangan di pusat-pusat perbelanjaan emas nasional.

Keputusan akhir untuk melakukan transaksi tetap berada di tangan konsumen setelah mempertimbangkan rincian harga yang sudah dipaparkan secara gamblang.

Semoga daftar harga yang tersaji ini bisa menjadi panduan yang bermanfaat bagi Anda dalam mengelola aset pribadi di tahun 2026.

Reporter: Aaina Salsa Bila