Harga CPO Global Cenderung Stabil Sambil Menanti Arah Pasar Berikutnya

Kamis, 05 Februari 2026 | 10:29:47 WIB
Harga CPO Global Cenderung Stabil Sambil Menanti Arah Pasar Berikutnya

JAKARTA - Pergerakan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) global menunjukkan kecenderungan stabil dalam beberapa sesi terakhir. 

Kondisi ini mencerminkan sikap pelaku pasar yang masih menahan diri sembari menunggu kepastian arah sentimen baru. Fokus utama tertuju pada data penting yang akan menjadi penentu pergerakan harga berikutnya.

Pada perdagangan Kamis, 5 Februari 2026, CPO global bergerak dalam rentang terbatas tanpa tekanan signifikan. Situasi tersebut memperlihatkan keseimbangan antara sentimen permintaan dan pasokan di pasar internasional. Investor memilih bersikap hati-hati sambil mencermati perkembangan fundamental terbaru.

Stabilnya harga CPO juga mencerminkan ekspektasi yang mulai terbentuk di kalangan pelaku industri. Data produksi, stok, serta ekspor menjadi perhatian utama karena berpotensi memengaruhi harga dalam jangka pendek. Pasar kini berada dalam fase menanti katalis baru yang lebih kuat.

Pergerakan Harga CPO di Bursa Malaysia

Pada sesi perdagangan sebelumnya, Rabu, 4 Februari 2026, harga CPO di Bursa Malaysia Derivatives Exchange tercatat menguat tipis. Kontrak pengiriman tiga bulan mendatang ditutup pada level MYR 4.222 per ton. Posisi ini naik sekitar 0,21 persen dibandingkan penutupan hari sebelumnya.

Penguatan tipis tersebut menunjukkan adanya dukungan fundamental yang masih terjaga. Meski demikian, ruang kenaikan harga terlihat terbatas karena belum adanya pemicu besar dari sisi data. Pergerakan yang relatif sempit menandakan pasar masih mencari arah yang lebih jelas.

Kondisi ini mencerminkan kehati-hatian pelaku pasar dalam mengambil posisi. Harga bergerak stabil tanpa lonjakan signifikan baik ke atas maupun ke bawah. Dinamika tersebut menunjukkan keseimbangan antara sentimen optimisme dan kewaspadaan.

Menanti Rilis Data Kunci MPOB

Salah satu faktor utama yang menahan pergerakan harga CPO adalah sikap tunggu pasar terhadap rilis data dari Dewan Minyak Sawit Malaysia atau MPOB. Data tersebut dijadwalkan akan diumumkan pada 10 Februari 2026. Informasi yang dirilis diharapkan memberi gambaran menyeluruh mengenai kondisi industri sawit Malaysia.

Data MPOB mencakup angka produksi, tingkat stok, serta volume ekspor minyak sawit. Ketiga indikator tersebut sangat berpengaruh terhadap pembentukan harga CPO global. Setiap perubahan signifikan berpotensi memicu reaksi pasar yang cukup besar.

Pelaku pasar menilai data ini sebagai penentu arah harga dalam waktu dekat. Jika data menunjukkan pengetatan pasokan atau peningkatan permintaan, harga berpeluang menguat. Sebaliknya, lonjakan stok dapat menjadi tekanan bagi pergerakan harga.

Antisipasi Lonjakan Ekspor Malaysia

Di tengah sikap menanti pasar, ekspektasi terhadap peningkatan permintaan global mulai menguat. Sejumlah perusahaan kargo telah merilis estimasi awal terkait kinerja ekspor minyak sawit Malaysia. Proyeksi tersebut menunjukkan potensi lonjakan ekspor yang cukup signifikan.

Estimasi awal memperkirakan ekspor minyak sawit Malaysia pada Januari meningkat antara 14,9 persen hingga 17,9 persen secara bulanan. Angka tersebut mencerminkan permintaan yang mulai pulih dari pasar internasional. Jika terkonfirmasi, kondisi ini dapat memberikan dorongan kuat bagi harga CPO.

Peningkatan ekspor tersebut dipandang sebagai sinyal positif bagi industri sawit. Permintaan yang lebih tinggi dapat membantu menyerap pasokan yang ada. Hal ini berpotensi menjaga stabilitas harga di tengah dinamika ekonomi global.

Dampak Terhadap Industri dan Prospek Ke Depan

Lonjakan ekspor CPO berpotensi memberikan sentimen positif bagi sektor agrikultur secara keseluruhan. Para petani dan pelaku industri kelapa sawit dapat merasakan manfaat dari peningkatan permintaan global. Keseimbangan pasokan dan permintaan menjadi faktor kunci dalam menjaga harga tetap stabil.

Di sisi lain, stabilitas harga saat ini memberi ruang bagi pelaku industri untuk menyusun strategi jangka menengah. Kepastian arah pasar sangat bergantung pada data resmi yang akan dirilis. Pelaku usaha diharapkan dapat merespons perubahan dengan lebih terukur.

Ke depan, pergerakan harga CPO diperkirakan tetap dipengaruhi oleh data fundamental dan dinamika perdagangan global. Pasar akan mencermati setiap indikator baru yang muncul. Dengan kombinasi permintaan yang membaik dan pasokan yang terkelola, prospek CPO dinilai tetap konstruktif.

Terkini