Rabu, 04 Februari 2026

Mengapa iPhone SE 3 Kurang Laku? Refleksi Menjelang Rilis iPhone SE 4

Mengapa iPhone SE 3 Kurang Laku? Refleksi Menjelang Rilis iPhone SE 4
Mengapa iPhone SE 3 Kurang Laku? Refleksi Menjelang Rilis iPhone SE 4

JAKARTA - Apple, raksasa teknologi asal Cupertino, kini menghadapi tantangan besar setelah keputusan untuk menghentikan penjualan iPhone SE 3 dan iPhone 14 di Eropa. Keputusan ini muncul sebagai dampak dari kebijakan Uni Eropa yang mewajibkan semua perangkat elektronik menggunakan port pengisian daya USB-C. Dengan hilangnya opsi iPhone terjangkau di pasaran, pertanyaan pun muncul: mengapa iPhone SE 3 kurang diminati?

Desain Kuno yang Tidak Menarik

Salah satu alasan utama mengapa iPhone SE 3 tidak laku adalah desainnya yang dianggap ketinggalan zaman. Meskipun iPhone SE 3 menawarkan spesifikasi yang cukup baik, tampilannya masih mengusung desain klasik dengan bezel tebal dan tombol home fisik. "Desain ini terasa kuno di tengah tren smartphone modern yang menawarkan layar edge-to-edge dan fitur-fitur canggih seperti notch atau Dynamic Island," ungkap seorang analis teknologi.

Baca Juga

Desa Wisata Indonesia Kini Menembus Pasar Internasional Dan Tidak Sekadar Jago Kandang

Dengan ukuran layar 4,7 inci dan resolusi 750 x 1344 piksel, iPhone SE 3 tidak memberikan pengalaman visual yang memadai bagi pengguna yang terbiasa dengan layar lebih besar. "Ukuran layar yang kecil ini mempengaruhi fleksibilitas pengguna, terutama saat menikmati konten multimedia atau saat multitasking," tambahnya. Pengguna yang terbiasa dengan smartphone berlayar besar akan merasa kesulitan saat menggunakan iPhone SE 3.

Spesifikasi yang Tertinggal

Meskipun iPhone SE 3 dilengkapi dengan chipset A15 Bionic yang setara dengan iPhone 13, spesifikasi lainnya tidak cukup menarik untuk bersaing di pasar. "Kamera belakangnya hanya memiliki lensa 12 MP dan laju refresh rate layarnya hanya 60Hz, yang tertinggal dibandingkan dengan kompetitor yang menawarkan 90Hz atau 120Hz," jelas analis tersebut. Dengan banyaknya pilihan smartphone Android yang menawarkan spesifikasi lebih menarik dengan harga yang bersaing, iPhone SE 3 kesulitan untuk menarik perhatian konsumen.

Masalah Daya Tahan Baterai

Salah satu kelemahan utama dari iPhone SE 3 adalah kapasitas baterainya yang hanya 2018 mAh. "Daya tahannya ideal untuk penggunaan sehari-hari, tetapi banyak pengguna mengeluhkan bahwa mereka harus mengisi daya perangkat mereka lebih dari sekali dalam sehari," kata seorang pengguna. Dalam skenario penggunaan normal, daya tahan baterai yang kurang optimal ini menjadi penghambat bagi pengguna yang memiliki aktivitas padat.

Harga yang Tidak Kompetitif

Meskipun iPhone SE 3 dikenal sebagai model entry-level dari Apple, banyak pengguna merasa bahwa kualitas yang ditawarkan tidak sebanding dengan harga yang dibayarkan. "Dengan harga yang ditawarkan, pengguna lebih memilih untuk menambah anggaran mereka dan membeli model iPhone yang lebih baru dengan material premium dan fitur yang lebih lengkap," ungkap seorang analis pasar. Pilihan seperti iPhone 12 atau iPhone 13 menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang mencari pengalaman premium.

Kebijakan Uni Eropa dan Dampaknya

Keputusan Apple untuk menghentikan penjualan iPhone SE 3 dan iPhone 14 di Eropa juga dipengaruhi oleh kebijakan Uni Eropa yang mengharuskan semua perangkat elektronik menggunakan port pengisian daya USB-C. "Dengan adanya regulasi ini, Apple harus menarik produk yang tidak memenuhi syarat, termasuk iPhone SE 3 yang masih menggunakan port Lightning," jelas seorang sumber dari dalam perusahaan.

Harapan untuk iPhone SE 4

Dengan peluncuran iPhone SE 4 yang semakin dekat, banyak yang berharap Apple dapat belajar dari kegagalan iPhone SE 3. Analis Ming-Chi Kuo memprediksi bahwa iPhone SE 4 berpotensi laku keras di pasaran. "Apple diperkirakan akan mengapalkan 12 juta unit iPhone SE 4 pada paruh pertama 2025, dan total 22 juta unit sepanjang tahun," ungkap Kuo.

Dengan harapan bahwa iPhone SE 4 akan menawarkan desain yang lebih modern, spesifikasi yang lebih baik, dan memenuhi regulasi baru, Apple diharapkan dapat kembali merebut hati konsumen. "Kami menantikan inovasi yang ditawarkan oleh iPhone SE 4, dan semoga ini menjadi langkah positif bagi Apple untuk memperbaiki citra mereka di pasar smartphone," tutup Kuo.

Dengan semua tantangan yang dihadapi oleh iPhone SE 3, peluncuran iPhone SE 4 menjadi momen penting bagi Apple untuk membuktikan bahwa mereka masih dapat bersaing di pasar smartphone yang semakin kompetitif.

Rapli

Rapli

wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

BKSAP DPR RI Bahas Peran Kecerdasan Buatan Dalam Menjaga Kedaulatan Pangan Indonesia

BKSAP DPR RI Bahas Peran Kecerdasan Buatan Dalam Menjaga Kedaulatan Pangan Indonesia

Fenomena Gerhana Matahari Cincin Hingga Bocoran Harga Samsung Galaxy S26 Series

Fenomena Gerhana Matahari Cincin Hingga Bocoran Harga Samsung Galaxy S26 Series

Smartwatch Murah Alternatif Xiaomi Dan Alasan Mengapa iPhone Masih Sangat Worth Buying

Smartwatch Murah Alternatif Xiaomi Dan Alasan Mengapa iPhone Masih Sangat Worth Buying

Jadwal Semifinal Piala Asia Futsal 2026: Indonesia Siap Hadapi Jepang

Jadwal Semifinal Piala Asia Futsal 2026: Indonesia Siap Hadapi Jepang

Nova Arianto Pilih 28 Pemain Timnas U-17 untuk Hadapi China di Laga Uji Coba

Nova Arianto Pilih 28 Pemain Timnas U-17 untuk Hadapi China di Laga Uji Coba