Laba BNI Melesat Rp14,33 Triliun Seiring Lonjakan Kredit 27,1 Persen

MO
Moch Febrianto

Editor: yoga susila utama

Rabu, 16 September 2026
Laba BNI Melesat Rp14,33 Triliun Seiring Lonjakan Kredit 27,1 Persen
Laba BNI Melesat Rp14,33 Triliun (FOTO: NET)

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) meraih laba bersih dalam skema bank only bernilai Rp 14,33 triliun hingga Agustus 2026.

Prestasi ini tumbuh 6,9% secara tahunan (yoy) jika disandingkan dengan laba Rp 13,40 triliun pada kurun waktu yang sama tahun lalu.

Berdasarkan publikasi laporan keuangan yang disadur dari Sumbernya pada Selasa (15/9/2025), hingga Agustus 2026 penerimaan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) BNI menembus Rp 28,88 triliun, terangkat 14,3% yoy dari nominal Rp 25,26 triliun tahun sebelumnya.

Walau begitu, beban pembayaran bunga juga merambat naik 20,8% yoy menjadi Rp 22,68 triliun, dari angka Rp 18,78 triliun pada rentang waktu yang sama tahun lalu.

Dari segi fungsi penyaluran, fasilitas kredit BNI tumbuh relatif solid.

Penyaluran kredit yang dialokasikan mencapai nilai Rp 977,17 triliun per Agustus 2026, bertambah 27,1% yoy dari posisi Rp 768,60 triliun.

Pada saat bersamaan, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) BNI menembus nilai Rp 1.124,72 triliun per Agustus 2026, menanjak 29,4% yoy dari rentang Rp 869,16 triliun pada masa yang sama tahun lalu.

Peningkatan DPK terkhusus didorong oleh produk deposito yang terkatrol naik 63,7% yoy menjadi Rp 389,95 triliun dibanding Rp 238,14 triliun.

Berikutnya, simpanan giro bertambah 20,8% menjadi Rp 442,63 triliun dibanding Rp 366,55 triliun, sementara pos tabungan tumbuh 10,5% menjadi Rp 292,14 triliun dari semula Rp 264,46 triliun.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua