Bukan Manajemen, Ini Dua Jurusan UI yang Diperebutkan Industri

MO
Moch Febrianto

Editor: Yoga Susila Utama

Kamis, 13 Agustus 2026
Bukan Manajemen, Ini Dua Jurusan UI yang Diperebutkan Industri
Jurusan UI yang Diperebutkan Industri (FOTO: NET)

JAKARTA - Di tengah isu tingginya angka pengangguran dari lulusan S1, Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof Heri Hermansyah mengungkap fenomena menarik terkait penyerapan lulusannya di dunia kerja.

Di saat data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ada satu juta lulusan pendidikan tinggi yang menganggur, lulusan jurusan-jurusan UI ini justru banyak diperebutkan oleh industri.

Heri mengungkapkan, ada dua jurusan UI yang tengah naik daun, yakni Aktuaria dan Administrasi Fiskal.

Banyak pemberi kerja yang mengincar lulusan jurusan ini.

Bahkan, Heri menyebut mahasiswa jurusan Aktuaria dan Administrasi Fiskal sudah diikat dahulu sebelum lulus oleh perusahaan.

Ia menyebutnya sebagai sistem 'ijon'.

"Misal contoh tadi Aktuaria, Fiskal ya, Administrasi Fiskal. Begitu mereka lulus, bahkan sebelum lulus, itu mitra-mitra kerja dari dunia usaha dan dunia industri itu sudah mengijon mereka untuk kemudian bekerja di tempat mereka," katanya dari Sumbernya usai acara Temu Akbar Guru Besar UI di Gedung Makara Art, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat pada Rabu (12/8/2026).

Selain itu, sejak masih magang, para mahasiswa jurusan itu pun dikatakan Heri sudah ditawari untuk bekerja setelah lulus.

Menurutnya, hal ini dapat terjadi karena UI telah menjalin kerja sama juga dengan banyak mitra.

"Bahkan biasanya mereka magang di mana, begitu selesai tugas akhir itu sudah ditawarkan untuk bekerja di tempat mereka magang sebelumnya itu," katanya.

Adapun terkait jurusan manajemen yang disebut sebagai penyumbang pengangguran tertinggi berdasarkan survei Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (LPEM FEB) UI, Heri menyebut alasas fenomena itu terjadi lantaran sifat jurusannya yang general.

"Nah kalau dilihat ya sebenarnya ini kan ada jurusan-jurusan yang di mana-mana ada ya. Misal contoh tadi manajemen, hukum, itu di mana-mana ada gitu. Tetapi kalau bicara general, bisa jadi karena populasinya sangat besar kan gitu," katanya.

Menurut Heri, kini sudah eranya dibuat jurusan yang lebih spesifik.

Misalnya, jurusan Aktuaria sendiri adalah campuran antara manajemen dan matematika.

"Nah ini dunia usaha ternyata memerlukan apa segmen-segmen yang lebih spesifik seperti tadi administrasi kan umum, begitu Administrasi Fiskal, laku keras. Aktuaria, itu kan gabungan dari manajemen dan matematika ya," kata Heri.

Meskipun demikian, Heri menyampaikan lulusan jurusan Manajemen UI tetap banyak terserap pasar kerja.

Selain itu, banyak dari mereka juga yang melanjutkan studi S2.

"Tetapi kalau bicara spesifik tadi lokal di Universitas Indonesia, saya pikir jurusan Manajemen di UI tidak mengalami kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan ataupun melanjutkan sekolah ya. Karena ada dua pilihan, bisa setelah lulus S1 dia bekerja atau dia sekolah lagi S2 dengan beasiswa, bisa ke luar negeri ya," kata Heri.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua