Tips Membuat Ajitama Telur Ramen yang Lumer dan Meresap Sempurna

RE
Redaksi

Editor: Nathasya Zallianty

Senin, 13 Juli 2026
Tips Membuat Ajitama Telur Ramen yang Lumer dan Meresap Sempurna
Ilustrasi Ajitama Telur (sumber:net)

JAKARTA - Siapa yang bisa menolak kelezatan semangkuk ramen hangat dengan kuah kaldu yang gurih nan kental? Di antara berbagai macam topping yang disajikan di atasnya, ada satu komponen yang hampir tidak pernah absen dan selalu menjadi bintang utama: ajitama. Ajitama, singkatan dari ajitsuke tamago, adalah telur rebus khas Jepang yang dimarinasi dalam campuran kecap asin dan bumbu lainnya. Ciri khas utama dari telur ini adalah bagian putihnya yang kokoh namun lembut, serta bagian kuning telurnya yang masih berbentuk creamy, lumer, dan tidak cair alias soft-boiled.

Sayangnya, membuat ajitama yang memiliki konsistensi kuning telur sempurna sekaligus rasa asin-gurih yang meresap hingga ke dalam tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak orang gagal karena telurnya terlalu matang (hard-boiled), warnanya tidak merata, atau rasanya hanya menempel di bagian luar putih telur saja. Jika Anda sering mengalami masalah tersebut, jangan khawatir. Artikel ini akan membahas secara tuntas mengenai berbagai macam tips membuat ajitama (telur ramen) yang lumer dan meresap sempurna langsung dari dapur Anda sendiri.

Memilih Bahan Baku Utama dengan Kualitas Terbaik

Langkah paling awal dari seluruh rangkaian tips membuat ajitama (telur ramen) yang lumer dan meresap sempurna adalah pemilihan bahan baku. Karena menu ini menonjolkan tekstur kuning telur yang setengah matang, kualitas telur menjadi faktor penentu yang sangat krusial.

Gunakan Telur Segar dengan Kualitas Premium: Sangat disarankan untuk menggunakan telur ayam kampung premium atau telur yang memiliki label khusus bebas salmonella (omega-3). Telur yang segar memiliki kuning telur yang lebih bulat kokoh dan posisi kuningnya cenderung berada tepat di tengah. Hal ini akan membuat tampilan visual ajitama Anda jauh lebih cantik saat dibelah.

Perhatikan Suhu Telur Sebelum Direbus: Jangan pernah merebus telur yang baru saja dikeluarkan dari dalam kulkas. Perbedaan suhu yang terlalu drastis antara telur dingin dan air mendidih akan membuat cangkang telur mudah retak saat dimasukkan ke dalam panci. Keluarkan telur dari kulkas minimal 30 hingga 60 menit sebelum dimasak hingga mencapai suhu ruang.

Pilihan Bahan Marinasi Otentik: Untuk mendapatkan rasa khas restoran Jepang, Anda memerlukan kombinasi kecap asin Jepang (shoyu), mirin, sake (opsional), gula pasir, dan air. Jika Anda menginginkan versi halal, Anda bisa mengganti mirin dan sake dengan campuran air, gula, dan sedikit perasan lemon atau cuka apel untuk meniru keseimbangan rasa manis dan asamnya.

Panduan Waktu Merebus untuk Tekstur Kuning Telur Lumer

Inti dari kelezatan ajitama terletak pada ketepatan waktu merebus. Selisih waktu 30 detik saja bisa mengubah tekstur kuning telur dari lumer menjadi padat. Untuk mendapatkan hasil terbaik, berikut adalah panduan waktu merebus telur berukuran sedang (medium to large) yang dimasukkan saat air sudah mendidih secara penuh:

Durasi 6 Menit: Menghasilkan kuning telur yang sangat lumer, cenderung cair di bagian paling tengah, dengan putih telur yang baru saja memadat. Cocok bagi Anda yang menyukai sensasi lelehan kuning telur yang langsung menyatu dengan kuah ramen.

Durasi 6 Menit 30 Detik: Ini adalah waktu standar emas (golden standard) yang banyak digunakan di kedai ramen profesional. Bagian luar kuning telur mulai mengental seperti selai (jammy), namun bagian pusatnya tetap lumer dan lembut saat digigit.

Durasi 7 Menit: Kuning telur sudah mengental sepenuhnya secara merata dan tidak lagi mengalir, namun teksturnya masih sangat lembut, empuk, dan tidak kering.

Saat merebus, pastikan volume air di dalam panci cukup banyak hingga merendam seluruh permukaan telur secara utuh. Gunakan api sedang cenderung besar agar suhu air tetap stabil setelah telur dimasukkan.

Trik Merebus dan Mengupas Telur Tanpa Cacat

Salah satu tantangan terbesar dalam mempraktikkan tips membuat ajitama (telur ramen) yang lumer dan meresap sempurna adalah proses mengupas cangkang. Karena bagian dalam telur masih sangat lembut, kesalahan kecil saat mengupas bisa membuat putih telur robek dan merusak estetika bentuknya. Berikut adalah trik rahasia yang bisa Anda lakukan:

Membuat Lubang Kecil (Pin Prick): Sebelum telur direbus, gunakan jarum bersih atau alat khusus untuk menusuk bagian bawah telur yang tumpul (tempat kantung udara berada). Cara ini membantu melepaskan tekanan gas di dalam telur selama proses perebusan, mencegah cangkang retak, dan membuat udara masuk sehingga kulit telur lebih mudah terlepas saat dikupas nanti.

Aduk Telur pada Menit-Menit Awal: Begitu telur dimasukkan ke dalam air mendidih, gunakan sumpit atau sendok untuk memutar telur secara perlahan searah jarum jam selama 2 menit pertama. Gaya sentrifugal dari putaran ini akan memaksa posisi kuning telur tetap berada tepat di tengah-tengah putih telur.

Metode Ice Bath (Mandi Es): Siapkan semangkuk air yang dipenuhi es batu sebelum waktu merebus telur habis. Begitu alarm berbunyi, segera angkat telur dari panci panas dan langsung celupkan ke dalam air es. Proses kejut suhu ini (shocking process) akan langsung menghentikan proses pematangan di dalam telur sekaligus membuat volume telur sedikit menyusut dari cangkangnya.

Kupas di Bawah Air Mengalir: Biarkan telur terendam di dalam air es selama minimal 10 menit hingga benar-benar dingin. Setelah itu, ketuk-ketuk seluruh permukaan cangkang telur secara perlahan hingga retak merata. Kupas kulit telur di dalam mangkuk air atau di bawah kucuran air keran yang mengalir kecil agar air dapat menyelinap ke sela-sela selaput tipis telur, sehingga cangkang terlepas dengan mulus.

Formula dan Cara Membuat Saus Marinasi yang Seimbang

Rasa gurih yang meresap hingga ke dalam kuning telur ditentukan oleh komposisi cairan marinasi Anda. Rasa saus marinasi tidak boleh terlalu asin karena proses perendaman yang lama akan membuat telur menjadi terlalu asin dan bertekstur keras (rubbery).

Berikut adalah panduan takaran formula cairan marinasi dasar yang seimbang untuk 4 hingga 6 butir telur:

Air putih bersih atau kaldu dashi: 150 ml

Kecap asin Jepang (shoyu): 100 ml

Mirin (atau sirup fruktosa/air gula untuk versi halal): 50 ml

Gula pasir: 1 sendok makan

Bawang putih dimemarkan atau jahe iris (opsional sebagai penambah aroma): 1 siung

Langkah pembuatannya sangat mudah. Campurkan semua bahan di atas ke dalam panci kecil. Panaskan dengan api kecil hingga gula larut sepenuhnya dan aroma alkohol dari mirin menguap (jika menggunakan). Ingat, jangan sampai cairan ini mendidih terlalu lama karena bisa mengurangi volume air dan merusak cita rasa shoyu. Setelah gula larut, matikan api dan biarkan cairan marinasi tersebut mendingin sepenuhnya hingga mencapai suhu ruang. Jangan pernah memasukkan telur ke dalam saus marinasi yang masih hangat atau panas, karena hal itu akan membuat telur menjadi semakin matang dan merusak tekstur lumer yang sudah kita usahakan sejak awal.

Proses Perendaman Maksimal agar Rasa Meresap Sempurna

Setelah telur dikupas dengan mulus dan saus marinasi sudah dingin, saatnya masuk ke tahap akhir yaitu proses osmosis atau perendaman. Tahap ini membutuhkan kesabaran agar bumbu dapat menembus pori-pori putih telur hingga mencapai bagian kuning telur.

Gunakan Wadah yang Tepat: Anda bisa menggunakan wadah plastik kedap udara yang ukurannya pas dengan jumlah telur, atau menggunakan kantong plastik klip (ziplock bag). Penggunaan kantong ziplock dinilai sangat efektif karena meminimalkan ruang udara kosong, sehingga seluruh permukaan telur bisa terendam cairan dengan volume saus yang lebih sedikit.

Trik Tisu Dapur (Paper Towel Trick): Karena telur memiliki massa jenis yang lebih ringan daripada air bumbu, telur cenderung akan mengapung ke atas. Akibatnya, bagian atas telur yang tidak terendam akan berwarna putih pucat dan tidak memiliki rasa. Untuk mengatasinya, ambil selembar tisu dapur bersih, lipat sesuai ukuran wadah, lalu letakkan tepat di atas permukaan telur yang mengapung. Tisu dapur akan menyerap cairan bumbu dan menempel pada bagian atas telur, memastikan seluruh bagian telur mendapatkan paparan saus secara merata 360 derajat.

Durasi Waktu Perendaman: Waktu perendaman minimal yang disarankan adalah 4 jam. Namun, untuk mendapatkan rasa gurih yang meresap sempurna hingga ke bagian kuning telur yang paling dalam, waktu ideal perendaman adalah antara 12 hingga 24 jam (semalaman) di dalam kulkas.

Batasan Waktu Maksimal: Jangan merendam telur lebih dari 24 jam di dalam cairan bumbu asli. Jika direndam terlalu lama, cairan di dalam telur akan tersedot keluar akibat konsentrasi garam yang terlalu pekat dari luar. Hal ini akan menyebabkan tekstur putih telur menjadi keriput, keras seperti karet, dan rasanya menjadi terlampau asin menyengat. Jika Anda belum ingin mengonsumsinya setelah 24 jam, segera keluarkan telur dari cairan marinasi dan simpan telur di wadah terpisah di dalam kulkas. Telur ini dapat bertahan hingga 3 sampai 4 hari ke depan.

Cara Memotong Ajitama dengan Rapi dan Estetis

Setelah melewati proses panjang, momen yang paling memuaskan adalah saat membelah ajitama menjadi dua bagian sebelum disajikan di atas mangkuk ramen. Karena bagian kuning telurnya sangat lumer dan lembut, memotong telur menggunakan pisau dapur biasa sering kali menyisakan kekacauan. Kuning telur akan menempel di bilah pisau dan membuat potongan putih telur menjadi compang-camping tidak beraturan.

Untuk mendapatkan potongan yang bersih, mulus, dan estetis layaknya di restoran bintang lima, gunakan trik benang jahit atau benang gigi (dental floss tanpa rasa). Caranya, ambil seutas benang bersih sepanjang kira-kira 30 sentimeter. Pegang kedua ujung benang dengan erat menggunakan kedua tangan Anda. Lingkarkan benang tepat di bagian tengah telur secara horizontal atau vertikal, lalu tarik benang secara menyilang dengan satu gerakan cepat dan tegas. Benang akan memotong telur dengan bersih tanpa meninggalkan sisa kuning telur yang menempel. Jika Anda terpaksa harus menggunakan pisau dapur, basahi bilah pisau dengan sedikit air hangat terlebih dahulu atau seka pisau dengan kain basah setiap kali selesai memotong satu butir telur.

Kesimpulan dan Langkah Selanjutnya

Membuat ajitama yang sempurna memang membutuhkan presisi dan perhatian mendetail pada setiap langkahnya. Mulai dari pemilihan telur suhu ruang, ketepatan waktu merebus hingga hitungan detik, teknik pendinginan instan dengan es, hingga racikan saus marinasi yang seimbang, semuanya memegang peranan penting demi menghasilkan mahakarya pelengkap ramen yang menggugah selera.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua