IHSG Pagi Ini Melemah Tipis Imbas 259 Saham Mengalami Penurunan

AA
Aaina Salsa Bila

Editor: Nathasya Zallianty

Kamis, 09 Juli 2026
IHSG Pagi Ini Melemah Tipis Imbas 259 Saham Mengalami Penurunan
Ilustrasi IHSG, Sumber: bloombergtechnoz.

JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada awal sesi pembukaan perdagangan Kamis (9/7/2026).

IHSG dibuka turun tipis ke level 5.865,76 dari penutupan perdagangan sebelumnya di 5.873,37. Saat dipantau pukul 09.02 WIB, IHSG masih melanjutkan pelemahan dengan turun 0,51% ke posisi 5.842,67.

Tekanan ini berlanjut hingga pukul 09.06 WIB, di mana IHSG terpantau turun 0,36% ke level 5.851,62. Sejalan dengan itu, indeks LQ45 juga terkoreksi 0,54% menjadi 580, menandakan sebagian besar indeks saham acuan sedang tertekan.

Pada awal sesi perdagangan hari ini, IHSG bergerak di rentang level tertinggi 5.870,64 dan terendah 5.839,66. Sebanyak 259 saham melemah sehingga membebani pergerakan indeks.

Sementara itu, 177 saham terpantau menguat dan 211 saham lainnya stagnan atau diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 141.050 kali dengan volume perdagangan mencapai 1,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham membukukan angka Rp 602 miIiar.

Di sisi lain, posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah berada di kisaran 18.062.

Berdasarkan performa sektoral, mayoritas sektor saham bergerak tertekan. Sektor saham kesehatan mencatatkan koreksi terbesar dengan penurunan 0,99%.

Disusul sektor infrastruktur yang melemah 0,67% dan sektor keuangan yang turun 0,43%.

Di tengah pelemahan pasar, sektor saham industri tampil perkasa menjadi satu-satunya yang bertahan di zona hijau dengan kenaikan sebesar 1,36%.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham, Kamis, (9/7/2026). IHSG hari ini akan menguji 6.083-6.203.

IHSG anjlok 1,89% ke 5.873, dan disertai munculnya tekanan jual, pergerakannya pun kembali berada di bawah moving average (MA) 20 harian pada perdagangan saham Rabu, 8 Juli 2026.

“Kami perkirakan, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave b dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam,” ujar Herditya Wicaksana.

Ia menuturkan, hal itu berarti, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji 6.083-6.203, tetapi cermati area koreksi pada level 5.752-5.840.

Herditya mengatakan, IHSG akan berada di level support 5.486,5.317 dan level resistance 6.007,6.286.

Sementara itu, dalam riset lain disebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan resistance di 5.640-6.000.

Untuk rekomendasi saham hari ini, salah satu riset sekuritas memilih saham PT Elnusa Tbk (ELSA), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Sementara itu, Herditya memilih saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA).

Saham AKRA menguat 1,93% ke 1.320 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi AKRA saat ini berada pada bagian dari wave [c] dari wave B,” ujar Herditya.

Saham ESSA terkoreksi 0,92% ke 540 disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakan ESSA pun masih berada pada fase sideways. “Kami memperkirakan, posisi ESSA saat ini berada pada bagian dari wave 3 dari wave (C),” ujar Herditya.

Saham MEDC menguat 4% ke 1.170 dan masih didominasi dengan munculnya volume pembelian yang cenderung meningkat. Herditya memperkirakan, posisi MEDC saat ini berada pada bagian dari wave A dari wave (B).

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua