ETF Emas Global Juni 2026 Outflow 8,9 Miliar US dolar, Asia Masih Catat Inflow

DI
Diaz Muhammad Hanif

Editor: Nathasya Zallianty

Kamis, 09 Juli 2026
ETF Emas Global Juni 2026 Outflow 8,9 Miliar US dolar, Asia Masih Catat Inflow
Ilustrasi Emas (Sumber foto: NET)

JAKARTA – Minat investor global terhadap emas mulai meredup. Laporan terbaru World Gold Council menunjukkan exchange-traded fund (ETF) berbasis emas mencatat arus keluar dana (outflow) sebesar US$8,9 miliar sepanjang Juni 2026. Penjualan terjadi di seluruh kawasan, dengan Amerika Utara menjadi penyumbang terbesar.

Akibat aksi jual tersebut, total aset kelolaan (AUM) ETF emas global turun 13 persen menjadi US$526 miliar pada akhir Juni. Kepemilikan emas yang didukung ETF menyusut 74 ton menjadi 4.047 ton. Meski demikian, secara kumulatif semester I-2026, ETF emas global masih membukukan arus masuk (inflow) US$8 miliar, terutama ditopang oleh aliran dana ke ETF emas Asia yang mencatat semester pertama terbaik sepanjang sejarah.

Investor mulai mengurangi eksposur terhadap emas setelah harga logam mulia terkoreksi tajam pada Juni. Selain itu, sikap agresif (hawkish) Ketua The Fed, Kevin Warsh, dan meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan Iran kembali memicu kekhawatiran inflasi. Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama atau bahkan menaikkannya.

Amerika Utara mencatat outflow US$5,5 miliar pada Juni, dan secara semester pertama mencapai US$7,7 miliar, menjadi yang terburuk sejak 2013. Di Asia, meski Juni mencatat outflow US$2,3 miliar, kawasan ini tetap membukukan inflow US$12 miliar sepanjang semester I-2026. Outflow terbesar berasal dari China, sementara Jepang juga mengalami penurunan akibat kenaikan suku bunga Bank of Japan. Sebaliknya, investor di India memanfaatkan koreksi harga emas untuk akumulasi.

ETF emas di Eropa mencatat outflow US$818 juta pada Juni, namun masih membukukan inflow US$3,2 miliar sepanjang enam bulan pertama tahun ini.

Meski kepemilikan ETF emas berkurang, aktivitas perdagangan emas global tetap tinggi. Rata-rata volume perdagangan emas semester I-2026 mencapai US$488 miliar per hari, tertinggi sepanjang sejarah. Volume perdagangan ETF emas melonjak 73 persen dibandingkan dengan rata-rata tahun lalu menjadi US$12 miliar per hari.

Dengan kondisi ini, meski sebagian investor mulai meninggalkan emas, logam mulia tetap dipandang sebagai aset safe haven penting di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua