Prediksi Pergerakan IHSG Hari Ini dan Deretan Rekomendasi Saham
JAKARTA – Indeks saham Wall Street kompak melemah pada perdagangan Selasa (7/7/2026) akibat tekanan aksi jual pada saham produsen chip dan perusahaan AI. Pelemahan ini terjadi di tengah lonjakan harga minyak karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,25 persen, Nasdaq Composite melemah 1,16 persen, serta S&P 500 berkurang 0,45 persen. Saham teknologi menjadi sorotan setelah Micron Technology anjlok 4,7 persen, disusul penurunan pada KLA Corp, Marvell Technology, Broadcom, serta Advanced Micro Devices.
Investor kini beralih ke sektor defensif seperti keuangan, kesehatan, serta perusahaan teknologi kapitalisasi besar. Saham Eli Lilly melonjak hampir 3 persen, sementara JPMorgan Chase, Microsoft, dan Walmart juga mencatatkan penguatan.
Sentimen pasar juga dipengaruhi kabar pengembangan chip AI mandiri oleh perusahaan asal China, DeepSeek, untuk mengurangi ketergantungan pada Nvidia dan Samsung. Selain itu, saham SpaceX terkoreksi lebih dari 6 persen pada hari pertama masuk ke indeks Nasdaq-100.
Bursa saham Asia juga kompak ditutup turun pada Selasa (7/7/2026), meski terdapat sentimen positif dari proyeksi laba Samsung Electronics. Pada saat bersamaan, yen Jepang bertahan di dekat level terendah dalam hampir 40 tahun.
Samsung Electronics memperkirakan laba operasional periode April-Juni melonjak 19 kali lipat secara tahunan menjadi 89,4 triliun won. Meski demikian, pasar saham Korea Selatan terkoreksi 4,9 persen, sementara indeks Nikkei 225 melemah 2,12 persen.
Produsen chip SK Hynix dikabarkan tengah memulai penawaran saham di AS untuk mengumpulkan dana sebesar 43 triliun won. Perseroan dilaporkan telah mendapatkan indikasi permintaan hingga US$ 7 miliar dari investor besar.
Broadcom juga mengumumkan perluasan kemitraan dengan Apple hingga 2031 untuk pengembangan chip khusus. Di sisi lain, IHSG kemarin ditutup menguat 1,19 persen meski disertai aksi jual bersih asing sebesar Rp205 miliar.
Saham yang mencatatkan penjualan asing tertinggi meliputi BMRI, TPIA, MAPI, TLKM, dan BRMS. "IHSG potensi mencoba menembus resistance di 6050. Hati-hati jika gagal break 6050, potensi koreksi wajar. Diperkirakan Support IHSG: 5900-5950 dan Resist IHSG: 6000-6050," sebut Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas dalam riset Rabu (8/7/2026).
Berikut adalah rekomendasi saham untuk trading hari ini:
ELSA: Spec Buy area 585-595, cutloss di bawah 575. Target dekat 610-620.
BIPI: Spec Buy area 122-125, cutloss di bawah 120. Target dekat 127-130.
EXCL: Buy if Break 2600, target dekat 2630-2670. Cutloss di bawah 2550.
AMMN: Buy on Weakness area 3520-3560, cutloss di bawah 3500. Target dekat 3600-3640.
KLBF: Spec Buy area 740-745, cutloss di bawah 735. Target dekat 755-765.
SCMA: Buy on Weakness area 210-214, cutloss di bawah 206. Target dekat 218-226.