IHSG Diprediksi Menguat, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa

AA
Aaina Salsa Bila

Editor: Nathasya Zallianty

Selasa, 07 Juli 2026
IHSG Diprediksi Menguat, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa
Ilustrasi IHSG, Sumber: emitennews.

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,69% ke level 5.916,07 pada perdagangan Senin (6/7/2026). Meski demikian, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp 163 miliar di pasar reguler.

BRI Danareksa Sekuritas dalam riset SAPA MENTARI menilai, penguatan IHSG lebih didorong oleh aksi technical rebound. Namun, nilai transaksi yang masih relatif rendah sekitar Rp 9,5 triliun menandakan pelaku pasar masih bersikap wait and see.

"Secara teknikal, IHSG masih berpeluang melanjutkan technical rebound selama mampu bertahan di atas level support 5.735, dengan target menguji resistance psikologis di level 6.000," tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya, Selasa (7/7).

Pada perdagangan hari ini, pasar mencermati rilis data cadangan devisa Indonesia yang diperkirakan meningkat menjadi sekitar US$ 145 miliar. Investor juga menunggu risalah rapat FOMC untuk mencari petunjuk arah suku bunga bank sentral Amerika Serikat.

Menurut BRI Danareksa, kedua sentimen tersebut berpotensi memengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah serta arus dana asing di pasar keuangan domestik.

Dari pasar global, bursa saham Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Senin (6/7). Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,29% ke level 53.055,91, diikuti S&P 500 yang menguat 0,72% menjadi 7.537,43 dan Nasdaq Composite yang naik 1,12% ke level 26.121,16.

Saham BUVA berhasil menembus level resistance minor di 820 dengan didukung peningkatan volume transaksi. Kondisi tersebut membuka peluang penguatan lanjutan menuju area resistance berikutnya di 910–965.
Buy: Rp 830–Rp 860
Target 1: Rp 910
Target 2: Rp 965
Stop loss: di bawah Rp 800

INDY mampu memantul (rebound) dari area support kuat di kisaran Rp 1.800–Rp 1.900. Saham ini berpeluang melanjutkan penguatan menuju resistance berikutnya.
Buy: Rp 2.000–Rp 2.020
Target 1: Rp 2.070
Target 2: Rp 2.120
Stop loss: di bawah Rp 1.950

AKRA menguat 3,59% pada perdagangan sebelumnya dan sedang menguji level psikologis Rp 1.300. Jika mampu menembus level tersebut, peluang kenaikan menuju area resistance selanjutnya semakin terbuka.
Buy on Break: di atas Rp 1.300
Target 1: Rp 1.330
Target 2: Rp 1.370
Stop loss: di bawah Rp 1.250

BRI Danareksa menilai tren saham ADHI masih berada dalam fase bearish dan belum menunjukkan sinyal pembalikan arah. Investor disarankan mewaspadai potensi pelemahan menuju area support berikutnya di kisaran Rp 135–Rp 140.
Rekomendasi: Sell
Harga terakhir: Rp 146
Support berikutnya: Rp 135–Rp 140

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua