IPO Saham JELI Resmi Diperdagangkan di BEI, Oversubscribe 273 Kali

DI
Diaz Muhammad Hanif

Editor: Nathasya Zallianty

Selasa, 07 Juli 2026
IPO Saham JELI Resmi Diperdagangkan di BEI, Oversubscribe 273 Kali
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (Sumber foto: NET)

JAKARTA – PT Niramas Utama Tbk (JELI), produsen makanan dan minuman dengan merek INACO, resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 7 Juli 2026. Listing dimulai pukul 09.00 WIB, menandai perdagangan bebas saham JELI di pasar reguler.

Dalam penawaran umum perdana (IPO) yang berlangsung 1–3 Juli 2026, saham JELI mencatat oversubscribe sebesar 273,37 kali pada porsi pooling dengan partisipasi mencapai 606.892 investor. Antusiasme ini membuka peluang harga saham JELI melesat hingga auto rejection atas (ARA) sebesar 25 persen ke Rp1.125 per saham. Sebaliknya, harga akan terkena auto rejection bawah (ARB) jika turun 15 persen ke Rp765 per saham.

Perusahaan menawarkan 266 juta saham baru dengan harga Rp900 per saham. Lewat aksi korporasi ini, JELI berpotensi menghimpun dana sekitar Rp239,4 miliar yang akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat distribusi, serta memenuhi kebutuhan modal kerja.

CEO Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya, menyebut pencapaian ini istimewa karena menjadi IPO kedua di Indonesia sepanjang 2026 di tengah kondisi pasar yang penuh ketidakpastian. “IPO JELI mencatatkan oversubscription sebesar 273,37 kali dengan total 606.892 investor. Pencapaian ini menjadi sangat istimewa di tengah kondisi pasar yang masih penuh ketidakpastian,” ujarnya.

Direktur Niramas Utama Adhi S Lukman menambahkan, tingginya minat investor merupakan amanah yang harus dijaga melalui kinerja berkelanjutan. “Apresiasi yang diberikan investor benar-benar menjadi cerminan dari fundamental JELI yang kuat dan prospek usaha yang kami miliki,” katanya.

Dengan status sebagai perusahaan terbuka, JELI menargetkan peningkatan tata kelola, perluasan pasar, penguatan kapasitas produksi, serta penciptaan nilai tambah bagi pemegang saham. Listing ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi JELI di industri makanan dan minuman nasional.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua