IHSG Berpeluang Melanjutkan Penguatan Menuju Level Resistance 6.000

MO
Moch Febrianto

Editor: Nathasya Zallianty

Senin, 06 Juli 2026
IHSG Berpeluang Melanjutkan Penguatan Menuju Level Resistance 6.000
Ilustrasi ihsg (sumber foto: NET)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan meneruskan tren kenaikannya pada perdagangan Senin (6/7/2026). Prediksi positif ini muncul setelah indeks pada sesi penutupan sebelumnya berhasil melesat signifikan sebesar 2,28 persen hingga menyentuh posisi 5.875,78.

Sinyal positif pergerakan IHSG ini beriringan dengan reli yang terjadi pada sebagian besar bursa saham di Asia. Penguatan tersebut didorong oleh pelemahan mata uang dolar Amerika Serikat serta meningkatnya gairah para investor terhadap aset-aset yang memiliki risiko tinggi.

Di sektor valuta asing, mata uang rupiah juga mengalami penguatan hingga berada di level Rp17.951 per dolar Amerika Serikat. Walakin, nilai keseluruhan transaksi di Bursa Efek Indonesia masih tertahan di rentang Rp10 triliun, yang menandakan bahwa para pelaku pasar sejauh ini masih bersikap sangat selektif di dalam mengambil keputusan investasi.

Sentimen utama yang diproyeksikan akan memengaruhi konsentrasi investor pada hari ini meliputi kelanjutan arus masuk modal asing, fluktuasi nilai tukar rupiah, serta dinamika pasar global pascalibur bursa di Amerika Serikat. Selain itu, pasar domestik juga menanti rilis data makroekonomi krusial pada minggu ini yang akan menjadi indikator arah pergerakan indeks.

Melalui pendekatan teknikal, kesempatan untuk mengalami pembalikan arah naik masih terbuka lebar apabila indeks mampu bertahan dengan kuat di atas level support 5.730. Jika daya dorong kenaikan ini terus terjaga, indeks berpotensi besar untuk menguji titik resistance psikologis pada level 6.000, di mana keberhasilan menembus area tersebut akan mempertegas pemulihan jangka pendek.

Berikut adalah beberapa analisis teknikal serta target pergerakan untuk tiga saham yang dinilai potensial pada perdagangan hari ini:

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Pergerakan saham BUMI terpantau masih sanggup bertahan di rentang area support 126–136, sehingga membuka peluang untuk mengalami pembalikan arah naik menuju area resistance di angka 148 sampai dengan 160. Buy: 130–140 Target I: 148 Target II: 160 Stop loss: di bawah 128

PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) Saham PADI telah berhasil melewati batas resistance di level 79 dengan didukung oleh lonjakan volume perdagangan, sehingga memicu peluang penguatan dalam jangka pendek menuju target rentang 92–100. Buy: 82–86 Target I: 92 Target II: 100 Stop loss: di bawah 79

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Saham AMMN terindikasi sukses memantul dari area support kuatnya di rentang 2.890–3.140 dan diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan menuju area resistance selanjutnya di level 3.620 hingga 3.770. Buy: 3.300–3.500 Target I: 3.620 Target II: 3.770 Stop loss: di bawah 3.100.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua