Update Terbaru Harga Emas Antam Hari Ini di Surabaya Mengalami Kenaikan

MO
Moch Febrianto

Editor: Nathasya Zallianty

Kamis, 02 Juli 2026
Update Terbaru Harga Emas Antam Hari Ini di Surabaya Mengalami Kenaikan
Ilustrasi emas antam (sumber foto: NET)

SURABAYA - Nilai jual emas batangan Antam pada hari Kamis, 2 Juli 2026 mencatatkan lonjakan. Untuk ukuran 1 gram, harganya kini naik dari Rp 2.630.000 menjadi Rp 2.640.000. Sementara itu, ukuran terkecil yakni 0,5 gram juga ikut merangkak naik dari Rp 1.365.000 ke angka Rp 1.370.000.

Rincian pergerakan harga komoditas berkilau ini untuk ukuran lainnya adalah sebagai berikut:

Emas ukuran berat 2 gram bergerak naik dari Rp 5.200.000 menjadi Rp 5.220.000.

Emas ukuran berat 3 gram melonjak naik dari Rp 7.775.000 menjadi Rp 7.805.000.

Emas ukuran berat 5 gram terkerek dari Rp 12.925.000 menjadi Rp 12.975.000.

Emas ukuran berat 10 gram naik dari posisi Rp 25.795.000 menjadi Rp 25.895.000.

Emas ukuran berat 25 gram berubah dari Rp 64.362.000 menjadi Rp 64.612.000.

Emas ukuran berat 50 gram dari harga awal Rp 128.645.000 naik menjadi Rp 129.145.000.

Emas ukuran berat 100 gram dari Rp 257.212.000 merangkak ke Rp 258.212.000.

Emas ukuran berat 250 gram melesat dari Rp 642.765.000 menuju Rp 645.265.000.

Emas ukuran berat 500 gram dari Rp 1.285.320.000 berubah menjadi Rp 1.290.320.000.

Emas ukuran berat 1000 gram dari Rp 2.570.600.000 menjadi Rp 2.580.600.000.

Saat ini, nominal untuk ukuran satu gramnya sudah berada di kisaran angka Rp 2 jutaan. Walaupun grafik harganya terus berubah-ubah setiap waktu, ketegangan politik dan konflik yang melibatkan AS-Israel dengan Iran diperkirakan menjadi pemicu kuat yang membuat harga logam mulia ini tetap bertahan tinggi di pasaran.

Aset ini dinilai sebagai instrumen investasi jangka panjang yang memiliki tingkat keamanan mumpuni karena nilainya tidak mudah merosot tajam. Oleh sebab itu, tingkat risiko yang rendah membuat banyak kalangan memilihnya sebagai media penanaman modal.

Fluktuasi nilai ini sendiri dipengaruhi oleh banyak aspek, termasuk situasi global yang sedang tidak stabil. Gejolak perang serta kebijakan tarif antarnegara kuat turut memberi dampak signifikan terhadap perubahan harga tersebut, sehingga pengamatan harian menjadi sangat krusial bagi para pelaku transaksi jual beli.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua