IHSG Berpeluang Bergerak pada Level 5.600 hingga 5.800 Hari Ini

AA
Aaina Salsa Bila

Editor: Nathasya Zallianty

Kamis, 02 Juli 2026
IHSG Berpeluang Bergerak pada Level 5.600 hingga 5.800 Hari Ini
Ilustrasi IHSG, Sumber: seputarcibubur.pikiran-rakyat.

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak pada rentang 5.600 hingga 5.800 dalam perdagangan hari Kamis (2/7/2026). Proyeksi ini muncul setelah indeks ditutup dengan penguatan sebesar 0,92 persen ke level 5.695 pada Rabu (1/7/2026).

Indikator Stochastic RSI kini mulai mendekati area jenuh jual atau oversold. Sementara itu, Moving Average Convergence Divergence (MACD) berpeluang membentuk death cross. "IHSG diperkirakan berpeluang berkonsolidasi pada kisaran 5.600-5.800," tulis riset pasar pada Kamis (2/7/2026).

Pada perdagangan sebelumnya, sektor energi menjadi pendorong utama kenaikan indeks dengan penguatan 2,61 persen. Sebaliknya, sektor transportasi mengalami pelemahan terdalam sebesar 0,91 persen. Nilai tukar rupiah tercatat melemah 0,25 persen ke level Rp17.952 per dolar AS, mengikuti tren pelemahan mata uang Asia.

Sektor manufaktur mencatatkan penurunan, di mana indeks S&P Global Manufacturing PMI Indonesia turun menjadi 46,9 pada Juni 2026 dari posisi 50 pada Mei.

Angka tersebut menjadi level terendah sejak Juni 2025 dan menandai kontraksi kedua sepanjang tahun ini, akibat koreksi pada pesanan baru serta penjualan ekspor.

Neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit sebesar US$1,61 miliar pada Mei 2026, yang merupakan kondisi defisit pertama sejak April 2020.

Penurunan ekspor sebesar 5,73 persen secara tahunan terjadi bersamaan dengan peningkatan impor sebesar 22,16 persen yang dipicu oleh kenaikan impor migas.

Penilaian dari lembaga pemeringkat menunjukkan cadangan devisa Indonesia masih dalam tekanan, meskipun suku bunga acuan telah dinaikkan sebesar 100 basis poin. Sentimen investor saat ini masih sangat dipengaruhi oleh kredibilitas kebijakan, disiplin fiskal, serta rencana ekspor melalui entitas terkait.

Analis teknikal menyoroti bahwa IHSG menguat 0,92 persen ke level 5.695 dengan adanya volume pembelian. "Posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam, sehingga diperkirakan IHSG masih menguji area 5.472-5.540. Di sisi lain, perlu dicermati skenario merah di mana IHSG saat ini sedang membentuk bagian awal dari wave [v] dari wave 3," ujar analis tersebut.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua