IHSG Diproyeksi Melemah Awal Juli 2026 dan Cek Rekomendasi Saham Ini
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Rabu (1/7/2026). Analis memperkirakan pergerakan indeks saham masih rawan melanjutkan koreksi pada perdagangan hari ini, meskipun terdapat skenario yang membuka peluang adanya perubahan arah tren.
"Dalam skenario terbaik, IHSG berpotensi terkoreksi ke kisaran 5.472-5.540. Namun kami juga mencermati adanya peluang terbentuknya fase awal penguatan jika skenario alternatif mulai berjalan," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Dengan sentimen tersebut, pergerakan indeks saham diproyeksikan bergerak di rentang support 5.486, 5.317 dan resistance 6.007, 6.286 hari ini. Analis merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati, yakni AADI, DSSA, ELSA, dan RAJA.
Di sisi lain, analis memperkirakan indeks saham masih berada dalam tekanan setelah menembus level support 5.722 pada perdagangan sebelumnya. IHSG dinilai berpotensi melanjutkan pelemahan menuju ke level 5.472.
"IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan menuju 5.472. Meski begitu, peluang rebound terbatas masih terbuka selama pergerakannya tetap berada di bawah 5.942," ujar Ivan.
Pergerakan indeks saham diprediksi berada di level support 5.722, 5.472, dan 5.314 serta level resistance 6.045, 6.171, 6.377, 6.545, dan 6.835 hari ini. Investor dapat mencermati sejumlah rekomendasi saham pilihan yaitu ADRO, ANTM, BBNI, EMTK, dan INCO.
Pada perdagangan Selasa (30/6) sore, indeks saham ditutup melemah di level 5.643 atau mengalami penurunan sebesar 177,59 poin setara minus 3,05 persen dari perdagangan sebelumnya.
Nilai transaksi investor tercatat sebesar Rp15,23 triliun dengan volume saham yang diperdagangkan mencapai sebanyak 22,35 miliar saham. Pada penutupan bursa kemarin, sebanyak 136 saham bergerak menguat, 564 saham mengalami koreksi, dan 99 saham lainnya stagnan.