IHSG Diprediksi Masih Lanjut Koreksi Hari Ini Simak Rekomendasi Sahamnya

AA
Aaina Salsa Bila

Editor: Nathasya Zallianty

Selasa, 30 Juni 2026
IHSG Diprediksi Masih Lanjut Koreksi Hari Ini Simak Rekomendasi Sahamnya
Ilustrasi IHSG, Sumber: bloombergtechnoz.

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini, Selasa, 30 Juni 2026. Sebelumnya, IHSG ditutup merosot 1,28 persen atau berkurang 75,34 poin ke level 5.820,79 pada perdagangan Senin kemarin.

Pergerakan indeks hari ini dinilai masih rentan melanjutkan koreksi dengan kisaran support di level 5.800 dan resistance di 5.837. Laju indeks diperkirakan akan dipengaruhi oleh arus dana investor asing serta fluktuasi nilai tukar rupiah.

“Di sisi lain investor juga masih mencermati perkembangan konflik Timur Tengah serta menanti rilis data inflasi Indonesia di hari Rabu,” kata dia, Senin (29/6/2026).

Penutupan negatif pada awal pekan terjadi di tengah rendahnya aktivitas perdagangan yang mencerminkan sikap kehati-hatian para pelaku pasar. Pelemahan ini dipicu oleh kombinasi sentimen eksternal dan internal, mulai dari kewaspadaan menjelang rilis data ekonomi krusial Amerika Serikat, pidato Gubernur The Fed Kevin Warsh, hingga kecemasan akan situasi geopolitik global.

Di dalam negeri, pasar menantikan rilis data manufaktur, tingkat inflasi, dan neraca perdagangan nasional sebagai tolok ukur fundamental ekonomi.

“Selain itu, rencana IPO sejumlah emiten pada awal Juli diperkirakan turut menyerap likuiditas pasar dalam jangka pendek sehingga membatasi ruang penguatan IHSG,” tuturnya.

Indeks diprediksi bergerak variatif dengan kecenderungan melemah, dengan area support pada posisi 5.730 dan resistance di level 6.000. Secara teknikal, tren pergerakan indeks masih menunjukkan pola puncak yang lebih rendah, sehingga peluang untuk rebound terbatas sebelum berhasil menembus area resistance. 

Sentimen utama yang dipantau pasar meliputi rilis data S&P Global Manufacturing PMI Indonesia, inflasi, serta neraca perdagangan.

“Apabila data-data tersebut lebih baik dari ekspektasi, terutama inflasi yang tetap terkendali dan surplus perdagangan yang kuat, maka berpotensi menjadi katalis positif bagi IHSG melalui penguatan rupiah dan meningkatnya kepercayaan investor,” katanya.

Terdapat sejumlah rekomendasi beli untuk beberapa emiten saham pilihan hari ini:

HMSP dengan target harga Rp 675 – Rp 695 per saham 

DSSA dengan target harga Rp 840 – Rp 860 per saham 

UNVR dengan target harga Rp 1.810 – Rp 1.855 per saham

Di samping itu, investor juga disarankan untuk mencermati beberapa pilihan saham alternatif lainnya hari ini:

IMPC dengan target harga Rp 1.735 - Rp 2.200 per saham 

INDY dengan target harga Rp 2.290 - Rp 2.690 per saham 

SUPA dengan target harga Rp 610 - Rp 685 per saham

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua