IHSG Diproyeksikan Menguji Level 6.120 dan Cermati Empat Saham Ini

MO
Moch Febrianto

Editor: Nathasya Zallianty

Jumat, 26 Juni 2026
IHSG Diproyeksikan Menguji Level 6.120 dan Cermati Empat Saham Ini
Ilustrasi ihsg (sumber foto: NET)

JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan kembali menguji rentang level 6.120 pada sesi perdagangan. Berdasarkan data pergerakan pasar terbaru, indeks saham ditutup meningkat sebanyak 115,16 poin atau menguat sekitar 1,96% menuju posisi 5.999,04 pada penutupan perdagangan hari sebelumnya. Sepanjang waktu perdagangan tersebut, indeks bergerak aktif pada kisaran paling rendah 5.864 sampai mencapai tingkat tertinggi di posisi 6.056,20.

Dari segi kondisi likuiditas, nilai keseluruhan dari transaksi yang terjadi menyentuh angka Rp13,63 triliun dengan jumlah volume perdagangan mencapai 20,9 miliaran lembar saham. Catatan frekuensi perdagangan berada pada angka 1,66 juta kali transaksi. Dalam dinamika pasar ini, tercatat ada 562 saham yang posisinya bergerak menguat, sedangkan 148 saham terpantau mengalami pelemahan, dan sisa sebanyak 249 saham lainnya bergerak mendatar atau stagnan.

Melalui analisis pergerakan yang ada, kenaikan pergerakan indeks ini berjalan beriringan dengan hadirnya volume akumulasi pembelian, di mana posisi penutupan pasar sanggup bertahan di atas garis rata-rata bergerak 20 hari (MA20). Pada kondisi saat ini, letak pergerakan pasar diperkirakan masih berada di dalam bagian struktur gelombang tertentu.

”Kami perkirakan, IHSG rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 5,723-5,847, adapun penguatan IHSG dalam jangka pendek kami perkirakan untuk menguji 6,060-6,120,” sebagaimana disampaikan dalam hasil analisis harian. Batasan area dukung pasar berada pada posisi 5.784 dan 5.594, sementara batasan area hambatan berada pada level 6.286 serta 6.459.

Berikut merupakan beberapa daftar saham pilihan yang dapat dicermati oleh para pelaku pasar untuk menghadapi sesi perdagangan hari ini:

MAPA — Buy on Weakness Saham MAPA mencatatkan kenaikan sebesar 5,83% ke harga Rp635 yang diikuti oleh kehadiran volume pembelian yang cukup signifikan. Tren penguatan ini juga berhasil menempatkan posisinya di atas MA60. Estimasi pergerakan saat ini menunjukkan posisi saham sedang berada di bagian gelombang tertentu. Buy on Weakness: Rp595–Rp615 Target Price: Rp670, Rp750 Stop Loss: di bawah Rp570

MEDC — Buy on Weakness Saham MEDC terpantau menguat tipis sekitar 0,47% menuju level Rp1.065 dengan disertai oleh munculnya volume transaksi pembelian. Saat ini, posisi pergerakan harga saham tersebut diproyeksikan sedang berada di bagian akhir dari pola gelombang kenaikannya. Buy on Weakness: Rp980–Rp1.030 Target Price: Rp1.220, Rp1.370 Stop Loss: di bawah Rp955

UNTR — Buy on Weakness Saham UNTR mengalami peningkatan nilai sebesar 2,27% ke posisi Rp22.500 bersamaan dengan timbulnya volume pembelian pasar. Walau demikian, laju penguatan harga ini terpantau masih tertahan oleh garis MA20. Estimasi posisi pergerakan saham saat ini diperkirakan berada pada fase konsolidasi gelombang. Buy on Weakness: Rp21.350–Rp22.075 Target Price: Rp23.850, Rp24.850 Stop Loss: di bawah Rp20.875

UNVR — Buy on Weakness Saham UNVR mengalami kenaikan harga sebesar 2,97% ke tingkat Rp1.735 seiring dengan meningkatnya volume transaksi pembelian di pasar. Kenaikan harga ini juga sukses membawa posisinya bertahan di atas garis MA60. Posisi saham saat ini diperkirakan sedang memulai fase awal dari pola gelombang barunya. Buy on Weakness: Rp1.685–Rp1.730 Target Price: Rp1.875, Rp

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua