Prediksi IHSG 25 Juni 2026 Memiliki Peluang Technical Rebound

MO
Moch Febrianto

Editor: Nathasya Zallianty

Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi IHSG 25 Juni 2026 Memiliki Peluang Technical Rebound
Ilustrasi ihsg (sumber foto: NET)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan mengalami penguatan secara terbatas dalam sesi perdagangan Kamis (25/6/2026). Perkiraan ini muncul setelah pergerakan indeks pada penutupan hari Rabu pekan ini mengalami kejatuhan yang cukup dalam sebesar 3,56 persen.

Melihat situasi tersebut, ada ruang pergerakan positif atau technical rebound bagi IHSG untuk hari ini. Meskipun demikian, faktor pendorong atau katalis positif yang ada saat ini dirasa belum terlalu kuat demi memacu indeks bergerak menuju level yang jauh lebih tinggi. Para pelaku pasar modal juga diketahui masih mengamati situasi dari ranah domestik serta global, khususnya kabar-kabar yang mampu memengaruhi pergerakan dari indeks itu sendiri.

Berdasarkan analisis teknikal, titik support pergerakan indeks diperkirakan akan berada pada rentang area 5.850, sedangkan untuk titik resistance akan berada pada area 5.930.

“Untuk besok kami memperkirakan IHSG berpeluang menguat terbatas dengan support 5.850 dan resistansi 5.930, di mana diperkirakan adanya technical rebound meskipun dari sisi sentimen belum terdapat katalis yang bisa mengangkat IHSG lebih jauh,” ujarnya pada Rabu malam (24/6/2026).

Mengenai pilihan saham yang bisa menjadi perhatian bagi para investor ritel untuk perdagangan hari Kamis ini, terdapat saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang dipatok memiliki target harga pada angka Rp 4.100 - Rp 4.920. Kemudian, ada pula saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang memiliki target pergerakan di rentang Rp 5.500 - Rp 5.925, serta pergerakan saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) yang berada pada batasan harga Rp 565 - Rp 605.

Di samping beberapa emiten di atas, terdapat beberapa saham pilihan lain yang juga dinilai mempunyai daya tarik tersendiri bagi investor ritel pada perdagangan Kamis ini, antara lain:

PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) yang diproyeksikan punya kans menguat usai mematahkan garis resistance tren serta sanggup bertahan di atas batas support 890-925. Rekomendasi aksi beli disarankan pada kisaran Rp 925 - Rp 965 dengan target perolehan harga (resistance) di level Rp 980 dan Rp 1.050, sementara pembatasan cut loss dipasang di bawah level Rp 890.

Selanjutnya, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang memperlihatkan sinyal teknikal bernilai positif setelah mampu menembus area pola pennant dengan sokongan indikator MACD. Rekomendasi beli untuk emiten MDKA berada pada rentang harga Rp 2.650 - Rp 2.700 dengan target kenaikan mengarah ke Rp 2.850 dan Rp 2.940, sedangkan batas stop loss ditaruh di bawah level Rp 2.550.

Saham PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) juga mempunyai potensi untuk bergerak naik usai mengalami rebound dari area support 214-234 serta berhasil melewati titik resistance minor di angka Rp 276. Emiten SMIL disarankan untuk dibeli pada kisaran harga Rp 278 - Rp 284 dengan target harga berkisar antara Rp 292 sampai Rp 300, sementara batas cut loss disiapkan di bawah angka Rp 270.

Di lain sisi, para pelaku pasar atau investor diminta tetap waspada terhadap pergerakan dari saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI). Berdasarkan pembacaan teknikal, pergerakan PANI dinilai masih berada dalam jalur tren bearish setelah tidak berhasil menembus batasan area resistance di angka 7.200.

Situasi tersebut kian diperparah dengan adanya lonjakan volume penjualan yang memberikan indikasi kuat bahwa tekanan jual di pasar saat ini masih tergolong tinggi. Mengingat posisi harga terakhirnya yang menyentuh kisaran Rp 6.425, saham PANI ditengarai masih memiliki potensi untuk melanjutkan pelemahannya menuju ke area support berikutnya di level 5.550.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua