Proyeksi IHSG Menuju Level 6.000 Bersama Rekomendasi Saham Hari Ini

MO
Moch Febrianto

Editor: Nathasya Zallianty

Kamis, 11 Juni 2026
Proyeksi IHSG Menuju Level 6.000 Bersama Rekomendasi Saham Hari Ini
Ilustrasi ihsg (sumber foto: NET)

JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG memiliki peluang besar untuk meneruskan tren kenaikan pada sesi perdagangan hari Kamis, 11 Juni 2026. Hal ini terjadi setelah indeks ditutup melonjak sebesar 2,71 persen menuju posisi 5.902 pada sesi perdagangan hari sebelumnya.

Meskipun pelaku pasar modal dari luar negeri masih mencatatkan aksi jual bersih dengan nilai mencapai Rp2,93 triliun di pasar reguler, kondisi fundamental dari dalam negeri dinilai tetap solid untuk menyokong laju pergerakan indeks.

Kenaikan laju indeks ini didorong oleh kombinasi beberapa sentimen positif domestik, seperti kebijakan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate sebesar 25 basis poin yang sukses menguatkan nilai tukar rupiah. Selain itu, kepastian pemerintah yang tidak menaikkan harga BBM bersubsidi serta kembalinya kepercayaan para pemodal terhadap aset dalam negeri di tengah ketidakpastian ekonomi global turut menjadi faktor pendorong utama.

Bila ditinjau secara teknikal, pergerakan indeks diperkirakan bakal menguji titik ketahanan penting yang berada pada rentang angka 5.960 sampai dengan 6.000.

Jika zona ketahanan tersebut mampu dilewati dengan baik, maka ruang untuk kenaikan lebih lanjut menuju level 6.200 akan terbuka semakin lebar.

Di samping memantau pergerakan nilai mata uang rupiah yang kian bertenaga usai penyesuaian BI Rate, para pelaku pasar juga menanti pengumuman data penjualan ritel nasional yang diproyeksikan bisa menjadi stimulus baru bagi pasar modal domestik.

Sementara itu dari pasar global, bursa saham di Amerika Serikat justru berakhir di zona merah pada penutupan hari Rabu, 10 Juni 2026. Indeks Dow Jones Industrial Average mengalami penurunan sebesar 1,87 persen ke posisi 49.918,78.

Pada saat yang sama, indeks S&P 500 ikut melemah sebesar 1,62 persen ke level 7.266,99 dan indeks Nasdaq Composite merosot sebesar 1,98 persen menjadi 25.169,50.

Berikut adalah rincian proyeksi serta panduan untuk beberapa saham pilihan pada hari ini:

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk atau DSSA

Berdasarkan analisis teknikal, pergerakan grafik saham DSSA memperlihatkan indikasi pembalikan arah positif.

Selama posisi harga saham mampu bertahan di atas level batas bawah 695, maka kesempatan untuk melanjutkan penguatan masih ada dengan target ketahanan pada angka 865 hingga 970.

Pembelian: 700 sampai 750

Target harga 1: 865

Target harga 2: 970

Batas rugi: di bawah 680

PT Merdeka Battery Materials Tbk atau MBMA

Saham komoditas MBMA terpantau masih sanggup bertahan pada area batas bawah di kisaran 406 hingga 440 dan berpeluang untuk kembali bangkit.

Peluang untuk bergerak naik kini terbuka dengan target ketahanan paling dekat pada rentang level 498 hingga 550.

Pembelian: 450 sampai 470

Target harga 1: 498

Target harga 2: 550

Batas rugi: di bawah 420

PT Barito Pacific Tbk atau BRPT

Saham BRPT dinilai masih memiliki potensi untuk melanjutkan tren kenaikan setelah sukses mempertahankan posisinya di atas area batas bawah.

Saat ini posisi level 1.655 menjadi batas bawah minor yang dapat memicu momentum pantulan harga menuju area ketahanan di kisaran 1.925 hingga 2.230.

Pembelian: 1.660 sampai 1.760

Target harga 1: 1.925

Target harga 2: 2.230

Batas rugi: di bawah 1.640

Rekomendasi Jual Saham atau Sell Stockpick

PT Sarana Mitra Luas Tbk atau SMIL

Arah pergerakan saham SMIL terindikasi masih terjebak dalam tren penurunan. Setelah gagal melewati garis ketahanan tren, saham ini diprediksi berisiko kembali melemah menuju area batas bawah selanjutnya.

Harga terakhir: 232

Target batas bawah: 224 sampai 214

Rekomendasi: Jual

Sebagai informasi tambahan pada penutupan hari Rabu, 10 Juni 2026, laju IHSG mencatatkan kenaikan sebesar 155,73 poin atau menguat 2,71 persen untuk parkir di level 5.902,38.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua