Emiten Bursa Efek Indonesia Memasuki Jadwal Cum Dividen Hari Ini

DI
Diaz Muhammad Hanif

Editor: Nathasya Zallianty

Kamis, 11 Juni 2026
Emiten Bursa Efek Indonesia Memasuki Jadwal Cum Dividen Hari Ini
Ilustrasi Cum Dividen (sumber gambar: NET)

JAKARTA - Sejumlah emiten saham di Bursa Efek Indonesia memasuki jadwal cum dividen pada sesi perdagangan hari ini, Kamis, 11 Juni 2026.

Beberapa emiten di antaranya akan membagikan keuntungan dalam jumlah besar dengan tingkat yield yang mampu menembus angka 19 persen.

Masa cum dividen merupakan batas tanggal paling akhir bagi para pemodal untuk membelanjakan dana pada saham tertentu agar sah mendapatkan hak laba berkala.

Jika pelaku pasar melakukan transaksi pembelian pada atau sebelum batas waktu tersebut, maka hak untuk memperoleh pembagian keuntungan perusahaan masih tetap berlaku.

Sebaliknya, apabila transaksi baru dilakukan setelah melewati batas tanggal tersebut atau ketika sudah memasuki fase ex dividen, hak laba tersebut otomatis hangus.

Menilik berkas laporan keterbukaan informasi emiten, tercatat ada delapan perusahaan yang secara bersamaan memasuki masa tenggat dividen pada hari ini.

Di antara jajaran emiten tersebut, PT J Resources Asia Pasifik Tbk menjadi salah satu daya tarik utama pasar dengan nilai sebaran yang menyentuh Rp105 per saham.

Berikut merupakan daftar lengkap emiten yang memasuki masa cum dividen pada perdagangan hari ini:

AKPI Dividen tunai: Rp8,27 per saham Cum dividen: 11 Juni 2026 Ex dividen: 12 Juni 2026 Recording date: 15 Juni 2026 Pembayaran dividen: 3 Juli 2026 Harga saham per Juni 2026 Rp470 Yield dividen saham 1,7%

FISH Dividen tunai: Rp14 per saham Cum dividen: 11 Juni 2026 Ex dividen: 12 Juni 2026 Recording date: 15 Juni 2026 Pembayaran dividen: 3 Juli 2026 Harga saham per Juni 2026 Rp625 Yield dividen saham 2,24%

HRTA Dividen tunai: Rp40 per saham Cum dividen: 11 Juni 2026 Ex dividen: 12 Juni 2026 Recording date: 15 Juni 2026 Pembayaran dividen: 3 Juli 2026 Harga saham per Juni 2026 Rp2.080 Yield dividen saham 1,9%

JKON Dividen tunai: Rp2 per saham Cum dividen: 11 Juni 2026 Ex dividen: 12 Juni 2026 Recording date: 15 Juni 2026 Pembayaran dividen: 3 Juli 2026 Harga saham per Juni 2026 Rp68 Yield dividen saham 2,9%

MTWI Dividen tunai: Rp2,14 per saham Cum dividen: 11 Juni 2026 Ex dividen: 12 Juni 2026 Recording date: 15 Juni 2026 Pembayaran dividen: 3 Juli 2026 Harga saham per Juni 2026 Rp266 Yield dividen saham 0,8%

PSAB Dividen tunai: Rp105 per saham Cum dividen: 11 Juni 2026. Ex dividend: 12 Juni 2026 Recording date: 15 Juni 2026. Pembayaran dividen: 30 Juni 2026 Harga saham 10 Juni 2026 Rp550 Yield dividen 19,09%

TOTO Dividen tunai: Rp13 per saham Cum dividen: 11 Juni 2026 Ex dividen: 12 Juni 2026 Recording date: 15 Juni 2026 Pembayaran dividen: 25 Juni 2026 Harga saham per Juni 2026 Rp238 Yield dividen saham 5,46%

ZONE Dividen tunai: Rp12 per saham Cum dividen: 11 Juni 2026 Ex dividen: 12 Juni 2026 Recording date: 15 Juni 2026 Pembayaran dividen: 26 Juni 2026 Harga saham per Juni 2026 Rp350 Yield dividen saham 3,42%

Dari seluruh jajaran emiten yang dijadwalkan hari ini, perusahaan berkode PSAB menyajikan nilai sebaran tunai tertinggi yaitu senilai Rp105 per lembar.

Dana pembagian tersebut dialokasikan dari perolehan laba bersih tahun buku 2025 yang sebelumnya telah memperoleh kesepakatan dalam rapat akbar pemegang saham.

Selain itu, emiten sektor perhiasan dengan kode HRTA ikut membagikan keuntungan senilai Rp40 per lembar sahamnya kepada para investor.

Sementara untuk emiten berkode FISH menyerahkan alokasi senilai Rp14 per lembar, disusul oleh emiten berkode TOTO dengan besaran Rp13 per lembar.

Para pelaku pasar yang menerapkan skema pemburuan laba berkala ini umumnya meneliti rasio pembagian, potensi yield, serta prospek usaha ke depan.

Meskipun saham jenis ini kerap menjadi incaran utama, para investor tetap perlu memahami adanya penyesuaian nilai saham saat berganti ke masa ex dividen.

Kondisi tersebut sering disebut sebagai jebakan dividen, di mana pemodal terjebak penurunan nilai saham akibat hanya berfokus pada perolehan keuntungan jangka pendek.

Oleh karena itu, penentuan langkah pemanfataan modal idealnya turut mengukur kesehatan dasar korporasi, tingkat pertumbuhan laba, dan kondisi industrinya.

Bagi pemodal yang membidik keuntungan pasif, momen transaksi hari ini merupakan kesempatan pamungkas untuk mengoleksi saham-saham pilihan tersebut.

Langkah ini diperlukan agar tetap sah terdata sebagai penerima alokasi keuntungan tunai yang dijadwalkan cair mulai akhir Juni sampai awal Juli 2026.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua