Prediksi IHSG Hari Ini Berpeluang Naik dan Rekomendasi Saham Pilihan

MO
Moch Febrianto

Editor: Nathasya Zallianty

Kamis, 11 Juni 2026
Prediksi IHSG Hari Ini Berpeluang Naik dan Rekomendasi Saham Pilihan
Ilustrasi ihsg (sumber foto: NET)

JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada perdagangan Kamis, 11 Juni 2026 diproyeksikan memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatan.

Kondisi pasar modal saat ini membuka ruang bagi indeks domestik untuk menanjak, seiring dengan munculnya sejumlah rekomendasi untuk saham-saham unggulan.

Pada sesi perdagangan sebelumnya, indeks ditutup melonjak signifikan sebesar 2,71 persen atau bertambah 155,73 poin hingga mendarat ke posisi 5.902.

Kekuatan pasar kemarin ditopang oleh 600 saham yang berakhir di zona hijau, sementara 203 saham berjalan stagnan, dan hanya 156 saham yang mengalami penurunan.

Dominasi laju positif juga melanda jajaran sepuluh saham berkapitalisasi pasar terbesar di bursa, di mana sembilan emiten sukses menguat dan hanya satu yang terkoreksi.

Secara rinci, saham BBCA ditutup melonjak sebesar 9,71 persen menuju level Rp5.650, diikuti BREN yang menguat sebesar 3,18 persen ke harga Rp4.220.

Selanjutnya, saham BBRI terangkat sebesar 3,23 persen menjadi Rp2.880, lalu DCII melesat sebesar 3,83 persen menuju angka Rp180.150.

Saham BMRI juga ikut terkerek naik sebesar 4,16 persen ke posisi Rp4.260, sementara BYAN bertambah sebesar 2,86 persen menjadi Rp9.875.

Penguatan juga terjadi pada saham MORA sebesar 1,27 persen ke level Rp6.000, serta TLKM yang melompat naik sebesar 7,25 persen menuju Rp2.810.

Saham ASII mencatatkan pertumbuhan tipis sebesar 0,64 persen di harga Rp4.700, sedangkan saham AMMN menjadi satu-satunya yang melemah setelah merosot 2,93 persen ke Rp3.310.

Proyeksi teknikal menunjukkan pergerakan indeks saham saat ini diperkirakan tengah berada pada fase bagian dari wave [iv] dari wave 3.

"IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji area 6.065-6.256 sekaligus MA20-nya," menurut hasil analisis pergerakan pasar.

Untuk batas bawah atau level support indeks hari ini diprediksi berada pada rentang area 5.594 serta 5.344.

Sementara itu, untuk target batas atas atau level resistance diperkirakan akan menghadapi titik 5.941 serta 6.065.

Berdasarkan situasi teknikal tersebut, para pelaku pasar dapat mempertimbangkan strategi belanja buy on weakness untuk beberapa saham pilihan.

Daftar saham yang direkomendasikan untuk strategi tersebut meliputi PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) dan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk. (BIPI).

Selain itu, opsi yang sama juga berlaku untuk saham PT Sanurhasta Mitra Tbk. (MINA) serta PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI).

Faktor pendorong pasar modal saat ini juga dipengaruhi oleh penguatan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS serta penurunan harga minyak mentah global.

Ditambah lagi dengan meningkatnya rasa percaya diri para pelaku pasar terhadap kebijakan terukur pemerintah dalam meredam gejolak di pasar keuangan domestik.

Melalui perpaduan sentimen dari dalam negeri dan global yang kian kondusif, laju indeks diyakini masih mempunyai ruang yang cukup untuk mendaki.

"Secara teknikal, IHSG masih berpeluang menguji level psikologis di level Rp6.000," sebagaimana tertulis dalam proyeksi pergerakan pasar.

Seluruh informasi ini bersifat edukasi pasang surut pasar modal dan tidak memuat ajakan mutlak untuk melakukan transaksi beli ataupun jual pada instrumen saham.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua