Laju IHSG Hari Ini Diperkirakan Mendatar di Kisaran 6.000 hingga 6.300
JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diproyeksikan akan berjalan mendatar atau sideways pada sesi perdagangan hari ini, Selasa, 2 Juni 2026.
Pada sesi transaksi akhir pekan lalu, indeks ditutup mengalami penurunan tipis dan bertengger di posisi 6.127,3 atau melemah 0,05 persen. Padahal sebelum penutupan tersebut, pergerakan indeks sempat mengalami lonjakan hingga menyentuh area 6.230.
Kendati sempat muncul tekanan jual pada sejumlah emiten yang tereliminasi dari indeks MSCI, dampak koreksi yang terjadi tidak sedalam yang dikhawatirkan pasar. Beberapa emiten justru terpantau mengalami penguatan karena agenda penyusunan ulang indeks tersebut telah diantisipasi terlebih dahulu oleh para pemodal.
Sokongan sentimen positif bagi pasar juga datang dari tren penguatan mayoritas indeks saham di bursa kawasan Asia. Kondisi ini dipicu oleh lonjakan pada saham-saham di sektor teknologi yang terjadi di bursa Wall Street, di tengah kembali memanasnya konflik militer antara AS dan Iran.
Penurunan pada harga minyak mentah dunia ikut memberikan dampak yang positif bagi pergerakan pasar saham domestik. Kendati demikian, nilai tukar mata uang rupiah terpantau masih melanjutkan pelemahan hingga menyentuh level terendah di posisi Rp17.881 per dolar AS di pasar spot pada akhir pekan lalu.
Berdasarkan klasifikasi sektoral, kelompok saham di sektor kesehatan mencatatkan koreksi paling dalam dengan penurunan mencapai 1,49 persen. Sebaliknya, kelompok saham di sektor infrastruktur justru berhasil membukukan performa penguatan tertinggi dengan kenaikan sebesar 2,89 persen.
Secara analisis teknikal, indikator Stochastic RSI dilaporkan terus melanjutkan proses pembalikan arah menuju titik porosnya. Di sisi lain, indikator histogram negatif pada MACD terpantau terus mengalami penyempitan.
“Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi bergerak sideways di kisaran 6.000-6.300 pada pekan depan,”
Di sisi lain, terdapat pula proyeksi dari lembaga sekuritas berbeda yang memperkirakan bahwa area koreksi lanjutan untuk indeks kemungkinan besar akan menguji level 5.899. Posisi tersebut sekaligus menjadi area batas bawah atau support terdekat bagi pergerakan indeks ke depan.
Untuk aktivitas perdagangan pada hari Selasa, 2 Juni 2026, para pelaku pasar diberikan beberapa rekomendasi emiten pilihan yang layak dicermati untuk trading, yaitu: DEWA UNTR UNVR NCKL