Pasar Saham Global Menghijau IHSG Berpotensi Menguat 29 Mei 2026

AA
Aaina Salsa Bila

Editor: Nathasya Zallianty

Jumat, 29 Mei 2026
Pasar Saham Global Menghijau IHSG Berpotensi Menguat 29 Mei 2026
Ilustrasi IHSG, Sumber: inikata.

JAKARTA - Pasar saham Amerika Serikat ditutup bervariasi dengan kecenderungan menguat pada perdagangan Kamis malam. Indeks Dow Jones naik 0,05 persen, S&P 500 meningkat 0,58 persen, dan Nasdaq melonjak 0,91 persen.

Penguatan di Wall Street dipicu oleh kembali solidnya pergerakan saham sektor teknologi.

Selain itu, kabar mengenai perpanjangan masa gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran turut meredakan ketegangan geopolitik sekaligus mendongkrak minat investasi terhadap aset berisiko.

Kondisi tersebut membuat tingkat imbal hasil obligasi AS Treasury 10 tahun turun sebesar 0,79 persen menuju level 4,447 persen.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,19 persen ke posisi 99,02.

Di sisi lain, pergerakan pasar komoditas ditutup dengan hasil yang bervariasi pada malam yang sama. Berikut merupakan rincian harga komoditas terbaru:

Minyak mentah WTI naik 0,25 persen ke level USD 88,90 per barel Minyak mentah Brent melemah 0,62 persen ke level USD 93,71 per barel Batu bara merosot 0,51 persen menjadi USD 137,50 per ton Minyak kelapa sawit naik 0,91 persen menjadi MYR 4.537 per ton Emas menguat sebesar 0,93 persen ke level USD 4.495 per ons

Untuk bursa saham di wilayah Asia, sebagian besar indeks ditutup melemah pada perdagangan kemarin.

Indeks Hang Seng merosot hingga 1,27 persen dan Nikkei turun 0,47 persen, namun indeks Shanghai berhasil naik tipis 0,12 persen.

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan hari Selasa sebelumnya ditutup melemah sebesar 1,23 persen ke level 6.130,19.

Penurunan ini disertai dengan aksi jual bersih oleh investor asing senilai total IDR 1.599,7 miliar.

Aksi pelepasan saham oleh modal asing tersebut meliputi penjualan bersih senilai IDR 1.887 miliar di pasar reguler. 

Di sisi lain, pasar negosiasi justru mencatatkan aksi beli bersih asing senilai IDR 287,3 cubic.

Aliran dana asing keluar yang paling besar di pasar reguler dialami oleh saham TPIA sebesar IDR 386 miliar.

Posisi berikutnya diikuti oleh saham BBCA senilai IDR 359,7 miliar serta saham BBRI sebesar IDR 264,4 miliar.

Sebaliknya, aliran dana asing masuk paling besar di pasar reguler berhasil dibukukan oleh saham MDKA senilai IDR 156,8 miliar.

Diikuti kemudian oleh saham EMAS sebesar IDR 115,7 miliar dan saham INCO sebesar IDR 50,6 miliar.

Penggerak utama penguatan indeks pada perdagangan tersebut dipimpin oleh saham TLKM, BREN, serta BRPT.

Sementara saham yang menjadi penahan laju indeks adalah ASII, BBRI, dan BBCA.

Memasuki perdagangan akhir pekan pada Jumat pagi ini, pergerakan bursa Asia dibuka di zona hijau.

Indeks KOSPI terpantau melonjak hingga 2,60 persen dan indeks Nikkei bergerak melesat naik 1,82 persen.

“Hari ini, kami memperkirakan IHSG bergerak menguat, didukung oleh sentimen positif dari pasar global dan regional,”

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua