Analis Proyeksi IHSG Bergerak Menguat Terbatas pada Perdagangan Hari Ini

AA
Aaina Salsa Bila

Editor: Nathasya Zallianty

Kamis, 21 Mei 2026
Analis Proyeksi IHSG Bergerak Menguat Terbatas pada Perdagangan Hari Ini
Ilustrasi IHSG, Sumber: idxchannel.

JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bakal mengalami penguatan secara terbatas untuk perdagangan Kamis, 21 Mei 2026.

Proyeksi ini muncul di tengah kondisi indeks yang sebenarnya masih berada dalam fase tren menurun akibat tekanan dari sentimen domestik maupun global.

Pergerakan indeks pada hari sebelumnya, Rabu, 20 April 2026, berakhir di zona negatif.

IHSG mengalami penurunan sebesar 0,82 persen atau terpangkas 52 poin, yang membuatnya bertengger di level 6.319 pada akhir sesi perdagangan.

Adanya potensi penguatan yang tidak terlalu besar bagi IHSG diproyeksikan dalam perdagangan Kamis pekan ini.

Area support indeks dipetakan akan berada di level 6.184, sementara area resistensi diprediksi menyentuh angka 6.388.

Para pelaku pasar saat ini tengah mengamati secara cermat efek dari penataan ulang bobot indeks oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Langkah rebalancing tersebut diketahui telah memicu timbulnya tekanan jual terhadap beberapa saham yang memiliki kapitalisasi pasar besar.

Bukan hanya itu, pergerakan saham-saham di sektor komoditas juga turut dibayangi oleh sentimen terkait regulasi baru pada industri barang tambang.

Kebijakan tersebut dinilai berpotensi memberikan pengaruh besar terhadap arah pergerakan pasar saham ke depan.

"Posisi IHSG masih berada di fase downtrend-nya dan besok (Kamis) kami perkirakan akan bergerak menguat terbatas dengan support 6.184 dan resist 6.388, di mana nampaknya pasar masih akan tertekan dari aksi rebalancing MSCI dan juga regulasi barang tambang," ujar seorang analis ketika dihubungi pada Rabu malam.

Untuk menghadapi situasi pasar tersebut, ada beberapa rekomendasi saham yang dapat dicermati oleh investor ritel.

Pilihan tersebut meliputi saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) dengan target harga Rp 1.555- Rp 1.635, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) di kisaran Rp 2.240- Rp 2.370, serta PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dengan target Rp 478- Rp 520.

Di sisi lain, terdapat daftar saham pilihan yang dapat dimanfaatkan untuk aktivitas trading pada perdagangan Kamis ini.

Beberapa emiten yang direkomendasikan adalah PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM), PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA), PT Megapower Makmur Tbk (MPOW), PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX), dan PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA).

Seluruh rekomendasi saham yang dipaparkan murni berasal dari pandangan para analis sekuritas.

Artikel ini sama sekali tidak memuat ajakan untuk melakukan tindakan pembelian maupun penjualan saham, karena keputusan investasi sepenuhnya menjadi hak dan tanggung jawab para investor secara mandiri.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua