BTN Catat Pembiayaan Syariah Tumbuh 20,67% di Agustus 2024
- Senin, 14 Oktober 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melaporkan bahwa penyaluran kredit dan pembiayaan mencapai Rp355,27 triliun per Agustus 2024, mencatat pertumbuhan 13,05% dibandingkan tahun lalu (year-on-year). Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk meningkatkan peran intermediasi.
Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja Unit Usaha Syariah (UUS) BTN, di mana pembiayaan BTN Syariah meningkat pesat sebesar 20,67% yoy, dari Rp35,1 triliun pada Agustus 2023 menjadi Rp42,36 triliun pada bulan yang sama tahun ini.
Penyaluran kredit BTN juga didukung oleh peningkatan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), yang naik 16,49% yoy menjadi Rp373,88 triliun per Agustus 2024.
Baca JugaHarga Emas Antam Stabil, Investor Tetap Optimis Lakukan Transaksi Hari Ini
Dengan hasil positif dalam penyaluran kredit dan DPK, BTN mencatat total aset sebesar Rp456,37 triliun per Agustus 2024, meningkat 11,88% yoy dari Rp407,91 triliun pada Agustus 2023.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk mempertahankan kinerja penyaluran kredit yang baik. “Pencapaian ini mencerminkan komitmen BTN dalam mengoptimalkan fungsi intermediasi meskipun menghadapi tantangan seperti tingginya biaya dana dan ketidakpastian global,” ungkap Nixon baru-baru ini.
Redaksi
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Transformasi Energi Nasional Dimulai, Nuklir Jadi Pelengkap Energi Terbarukan
- Rabu, 04 Februari 2026
Berita Lainnya
Menkeu Purbaya Optimis Rupiah Bisa Menguat Tahun Ini di Tengah Tantangan Ekonomi
- Rabu, 04 Februari 2026
Program KUR Bank Mandiri 2026 Dorong UMKM Lebih Kompetitif dan Produktif
- Rabu, 04 Februari 2026
KUR BRI 2026 Jadi Dorongan Strategis Pertumbuhan UMKM Nasional Tahun Ini
- Rabu, 04 Februari 2026
Harga Perak Antam Menguat, Investor Didorong Manfaatkan Peluang Investasi Tahun Ini
- Rabu, 04 Februari 2026
IHSG Menguat Hari Ini, Investor Tunjukkan Kepercayaan pada Pasar Saham
- Rabu, 04 Februari 2026












