Sabtu, 21 Februari 2026

Kereta KAI Untuk Petani dan Pedagang Permudah Akses Pasar Secara Efisien

Kereta KAI Untuk Petani dan Pedagang Permudah Akses Pasar Secara Efisien
Kereta KAI Untuk Petani dan Pedagang Permudah Akses Pasar Secara Efisien

JAKARTA - Kereta Petani dan Pedagang KAI berhasil melayani 11.428 penumpang sejak mulai beroperasi pada 1 Desember 2025 hingga 17 Februari 2026. 

Lintas Commuter Line Merak menjadi jalur utama perjalanan penumpang, termasuk para pedagang dan petani yang membawa komoditas mereka. Pergerakan tertinggi tercatat di Stasiun Cikeusal, dengan 3.730 penumpang naik dan 3.511 penumpang turun.

“Data ini memperlihatkan peran Cikeusal sebagai titik distribusi utama komoditas lokal, terutama hasil pertanian, olahan makanan, dan produk kerajinan yang dipasarkan menuju Serang, Cilegon, dan Merak,” ujar Anne Purba. 

Baca Juga

Penjualan ULTJ Meningkat Signifikan dengan Optimalisasi Momentum Ramadhan

Tren ini menegaskan pentingnya transportasi khusus bagi kebutuhan distribusi masyarakat. Dengan layanan ini, alur perdagangan komoditas lokal menjadi lebih cepat dan tertata.

Kereta KAI ini memberikan alternatif transportasi yang nyaman sekaligus aman bagi petani dan pedagang. Jumlah penumpang yang terus meningkat menunjukkan respons positif masyarakat terhadap fasilitas baru ini. Hal ini juga menjadi indikasi bahwa kebutuhan sarana transportasi khusus bagi pedagang masih tinggi.

Modifikasi Sarana dan Fasilitas Kereta KAI

Kereta Petani dan Pedagang KAI merupakan hasil modifikasi sarana yang sepenuhnya dikerjakan oleh Balai Yasa Surabaya Gubeng. Proses pengerjaan mencakup penataan ulang interior, pengaturan ruang bagasi agar terpisah dan tertib, penguatan aspek keselamatan, hingga penyesuaian akses naik turun di sejumlah stasiun. Modifikasi dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan penumpang yang membawa barang dagangan.

“Secara teknis, kereta ini memiliki 73 tempat duduk dengan area bagasi khusus dan dioperasikan dalam 14 perjalanan setiap hari,” jelas Anne. Setiap hari terdapat 7 perjalanan Merak–Rangkasbitung dan 7 perjalanan Rangkasbitung–Merak yang melayani 11 stasiun. Penataan ini membuat perjalanan tetap nyaman meski penumpang membawa komoditas dalam volume tertentu.

Layanan KAI yang ditawarkan juga memudahkan pengaturan barang dagangan selama perjalanan. Penumpang diperkenankan membawa maksimal dua koli berukuran 100 cm x 40 cm x 30 cm agar perjalanan tetap tertib. Fasilitas ini membuat pengalaman perjalanan lebih efisien dan aman untuk semua pengguna kereta.

Tarif Terjangkau untuk Masyarakat Luas

Tarif perjalanan Kereta Petani dan Pedagang KAI dibanderol sebesar Rp3.000 per orang, setara dengan tarif KRL umum. Harga ini tetap berlaku karena kereta termasuk penerima Public Service Obligation (PSO) dari pemerintah. Tarif terjangkau ini memastikan semua kalangan, terutama petani dan pedagang, dapat memanfaatkan layanan transportasi tanpa terbebani biaya.

“Biaya perjalanan yang murah membuat lebih banyak petani dan pedagang tertarik menggunakan kereta ini,” ucap Anne. Strategi tarif ini diharapkan mendorong pertumbuhan distribusi komoditas lokal. Dengan harga yang bersahabat, mobilitas masyarakat dan arus perdagangan komoditas menjadi lebih lancar.

Selain itu, tarif yang rendah juga membuat kereta KAI ini bersaing dengan angkutan tradisional. Masyarakat pun merasa layanan transportasi khusus ini memberikan manfaat nyata bagi kegiatan ekonomi sehari-hari. Hal ini menunjukkan bahwa transportasi publik bisa disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masyarakat.

Evaluasi dan Koordinasi Operasional KAI

Balai Yasa Surabaya Gubeng tidak hanya memodifikasi kereta, tetapi juga menyiapkan fasilitas perawatan sarana. Hal ini untuk menjaga agar kereta KAI tetap aman dan nyaman digunakan. Anne menekankan bahwa evaluasi operasional dilakukan secara berkala berdasarkan data perjalanan dan respons pelanggan.

“KAI akan terus melakukan evaluasi dan koordinasi operasional guna menjaga kualitas layanan di lintas Merak,” kata Anne. Pendekatan ini memastikan kereta selalu siap melayani kebutuhan masyarakat. Respons dan masukan pelanggan menjadi acuan dalam menyesuaikan fasilitas dan jadwal perjalanan.

Koordinasi operasional KAI juga mencakup pengaturan jadwal perjalanan agar tidak menumpuk di stasiun tertentu. Sistem ini membantu menjaga keteraturan selama jam sibuk. Dengan cara ini, kenyamanan penumpang tetap terjaga meskipun volume komoditas meningkat.

Dampak Positif bagi Petani dan Pedagang Lokal

Kereta Petani dan Pedagang KAI telah terbukti membantu distribusi hasil pertanian dan produk kerajinan lokal. Dengan layanan ini, pedagang dapat menjangkau pasar lebih luas dengan waktu perjalanan yang lebih singkat. Pergerakan barang menjadi lebih efisien, sekaligus meningkatkan peluang pendapatan bagi masyarakat lokal.

“Kereta ini memudahkan saya mengirim sayur ke pasar di Merak tanpa harus menunggu lama di jalan,” ungkap seorang pedagang lokal. Dampak positif ini terlihat dari meningkatnya jumlah pengguna setiap hari. Dengan sarana transportasi yang tepat, kegiatan ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih produktif dan teratur.

Selain itu, kehadiran kereta KAI khusus ini menumbuhkan rasa percaya diri bagi petani dan pedagang. Mereka bisa fokus pada kualitas dan kuantitas produk tanpa khawatir transportasi. Hal ini menunjukkan bagaimana inovasi transportasi bisa berperan langsung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Alif Bais Khoiriyah

Alif Bais Khoiriyah

wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

SOHO Global Perluas Usaha Strategis Demi Meningkatkan Kinerja dan Penjualan

SOHO Global Perluas Usaha Strategis Demi Meningkatkan Kinerja dan Penjualan

Pelindo Pastikan Semua Aktivitas Pelabuhan Berjalan Lancar dan Efisien

Pelindo Pastikan Semua Aktivitas Pelabuhan Berjalan Lancar dan Efisien

Damri Sediakan Layanan Transportasi Hemat untuk Rute Bandung-Kuningan

Damri Sediakan Layanan Transportasi Hemat untuk Rute Bandung-Kuningan

Jasa Raharja Siapkan Layanan Lengkap Demi Suksesnya Mudik Gratis BUMN 2026

Jasa Raharja Siapkan Layanan Lengkap Demi Suksesnya Mudik Gratis BUMN 2026

Jasa Marga Siapkan Investasi Besar 2026 untuk Pengembangan Jalan Tol Nasional

Jasa Marga Siapkan Investasi Besar 2026 untuk Pengembangan Jalan Tol Nasional