JAKARTA - Tottenham Hotspur menunjukkan dominasinya dengan mengalahkan Everton 3-0 dalam pekan kesembilan Liga Inggris di Stadion Hill Dickinson, Liverpool.
Kemenangan ini dipastikan melalui dua gol Micky van de Ven dan satu gol Pape Matar Sarr. Penampilan impresif Van de Ven membuatnya menjadi sorotan utama, di mana sundulannya memanfaatkan umpan akurat Rodrigo Bentancur dan Pedro Porro berhasil menggandakan keunggulan The Lilywhites sebelum babak pertama usai.
Tottenham tampil efisien, dengan tiga dari empat tembakan tepat sasaran berbuah gol, meski Everton menguasai bola hingga 53 persen sepanjang pertandingan. Hasil ini menegaskan kualitas lini serang dan pertahanan solid Tottenham dalam menghadapi lawan-lawan tangguh di Liga Inggris.
Baca JugaLima Fakta Menarik Papa Zola The Movie Film Animasi Terlaris Malaysia
Taktik dan Efisiensi Tottenham Kunci Kemenangan
Everton memulai pertandingan dengan inisiatif menyerang dan beberapa peluang diciptakan melalui Jack Grealish. Namun, pertahanan Tottenham tampil sigap menahan tekanan, termasuk blok terhadap peluang-peluang kritis.
Gol Everton melalui sundulan Jake O’Brien pada menit ke-24 dianulir VAR karena posisi offside, yang memperlihatkan disiplin lini pertahanan Tottenham. Dengan strategi efisien, Tottenham mampu memaksimalkan peluang yang mereka miliki.
Gol kedua Van de Ven pada menit tambahan babak pertama dan gol Pape Matar Sarr di menit ke-89 menunjukkan ketepatan eksekusi serangan, yang sekaligus menegaskan kemampuan manajer tim dalam menyusun strategi untuk menghadapi tim dengan penguasaan bola tinggi seperti Everton.
Performa Individu dan Kontribusi Pemain Pendukung
Selain Van de Ven dan Sarr, penampilan Richarlison memberikan kontribusi penting dalam gol terakhir, dengan sundulannya yang disambut Matar Sarr menjadi gol penutup. Kemampuan para pemain untuk membaca permainan dan mendukung lini serang menjadi faktor penting keberhasilan Tottenham.
Kiper Guglielmo Vicario juga tampil solid dengan beberapa penyelamatan penting, termasuk saat Beto dari Everton mencoba memperkecil ketertinggalan di babak kedua.
Kombinasi pemain muda dan pengalaman senior di Tottenham menunjukkan keseimbangan yang tepat dalam menghadapi tim dengan tekanan tinggi, sekaligus memperkuat posisi mereka di papan atas klasemen sementara Liga Inggris.
Dampak Kemenangan dan Posisi Klasemen
Kemenangan 3-0 ini membawa Tottenham menempati posisi ketiga klasemen sementara dengan 17 poin dari sembilan pertandingan, mengokohkan peluang mereka dalam perburuan papan atas musim ini.
Everton, yang harus puas di peringkat 14 dengan 11 poin, terus berjuang untuk memperbaiki performa, namun kekalahan ini menunjukkan perlunya evaluasi strategi dan efisiensi serangan.
Tottenham kini menjadi contoh tim yang mampu mengombinasikan efisiensi serangan, pertahanan tangguh, dan kontribusi pemain kunci untuk menembus papan atas Liga Inggris.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi momentum positif bagi tim untuk menghadapi laga-laga berikutnya dan mempertahankan tren kemenangan demi mempertahankan posisi di klasemen.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Juara Kelas Bulu UFC Ilia Topuria Isyaratkan Segera Kembali Bertarung Di Oktagon
- Jumat, 06 Februari 2026
Real Madrid Terobsesi Rekrut Bintang Premier League Dana Rp27 Triliun Disiapkan
- Jumat, 06 Februari 2026
Astra Hadirkan Karya Seni Kreatif Bersama indieguerillas di Stasiun MRT Setiabudi
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Pastikan Pelayanan Kesehatan Meningkat Wagub Sumut Sambangi Pasien Kanker RS Haji
- Jumat, 06 Februari 2026
Polsek Tarakan Timur Laksanakan Gerakan Kurve Masal Di Wisata Pantai Amal
- Jumat, 06 Februari 2026
Strategi Meraup Cuan Wisata Di Tengah Ketegangan Diplomatik Jepang Dan China
- Jumat, 06 Februari 2026
Negara ASEAN Didorong Selaraskan Standar Deteksi Serta Pelabelan Konten Kecerdasan Buatan
- Jumat, 06 Februari 2026
Menteri Pendidikan Menegaskan Kecerdasan Buatan Tidak Akan Bisa Menggantikan Peran Guru
- Jumat, 06 Februari 2026












