Proyek Tol Lingkar Pekanbaru Dorong Konektivitas dan Perekonomian Riau
- Senin, 27 Oktober 2025
JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) terus menunjukkan komitmen dalam pembangunan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru dengan progres konstruksi saat ini mencapai 62,3% dan pembebasan lahan sudah menembus 78,5%.
Pencapaian ini menegaskan keseriusan Hutama Karya dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya terkait pemerataan ekonomi dan peningkatan konektivitas nasional.
Executive Vice President Hutama Karya, Mardiansyah, menjelaskan bahwa tol ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi juga jembatan bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Baca JugaPrabowo Dorong Penguatan Integritas dan Kepercayaan Publik di Pasar Modal
“Penyambungan segmen terakhir box girder pada Jembatan Siak VI telah berhasil dilakukan, memperkuat konektivitas bagi warga yang melintasi Sungai Siak,” ujar Mardiansyah.
Konstruksi Jembatan Siak VI menjadi simbol nyata bagaimana tol ini menciptakan akses lebih cepat dan aman, sekaligus memperlancar distribusi barang dan jasa di koridor ekonomi Pekanbaru. Infrastruktur ini diharapkan memicu tumbuhnya usaha lokal di sekitarnya.
Fasilitas dan Desain Jalan Tol
Tol Lingkar Pekanbaru memiliki lebar 3,6 meter per lajur dengan dua lajur tiap arah dan dirancang untuk kecepatan maksimal 100 km per jam. Terdapat tiga pintu masuk dan keluar utama, yaitu Rimbo Panjang, Jalan Siak, dan Muara Fajar, sehingga memudahkan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.
Desain modern tol ini juga memperhatikan aspek keselamatan dan efisiensi, sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Kehadiran tol ini diharapkan memperlancar arus transportasi dan mengurangi waktu tempuh antarwilayah, mendorong daya saing kawasan Riau.
Tol Lingkar Pekanbaru merupakan bagian dari jaringan Tol Pekanbaru Rengat yang akan terhubung dengan Tol Pekanbaru Dumai dan Tol Pekanbaru Bangkinang XIII Koto Kampar. Integrasi ini menghadirkan ekosistem transportasi terintegrasi yang memungkinkan distribusi barang dan jasa lebih cepat dan efisien di seluruh Riau.
Dampak Ekonomi dan Sosial
Pembangunan tol ini tidak hanya meningkatkan konektivitas, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi baru. Kehadiran tol mendorong tumbuhnya usaha pendukung seperti warung makan, bengkel, dan toko material bangunan untuk memenuhi kebutuhan pekerja konstruksi.
Efek berganda ini diyakini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat. Selain membuka peluang kerja, tol juga akan mempercepat pengembangan kawasan industri dan pariwisata di sepanjang koridor.
Dengan demikian, tol bukan sekadar sarana transportasi, tetapi juga katalis pertumbuhan ekonomi regional yang inklusif.
Selain itu, tol ini diharapkan meningkatkan nilai investasi di Riau dan menstimulasi pembangunan infrastruktur pendukung lainnya. Kawasan sekitar tol bisa menjadi pusat kegiatan ekonomi baru, mendukung UMKM dan sektor informal agar ikut merasakan manfaat pembangunan.
Target Penyelesaian dan Harapan ke Depan
Hutama Karya menargetkan penyelesaian Jalan Tol Lingkar Pekanbaru pada akhir 2026. Penyelesaian tol ini diproyeksikan mengubah lanskap ekonomi Riau secara fundamental, menghadirkan lapangan kerja berkelanjutan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Mardiansyah, tol ini menjadi tonggak bagi penguatan konektivitas nasional sekaligus simbol pemerataan pembangunan. “Proyek ini bukan hanya membangun jalan, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Ke depan, Tol Lingkar Pekanbaru diharapkan menjadi contoh integrasi infrastruktur dan pengembangan ekonomi lokal yang sukses, sekaligus memperkuat peran Riau sebagai salah satu pusat ekonomi strategis di Sumatra.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Dewan Energi Nasional Sebut Biodiesel Berperan Strategis Dalam Mewujudkan Swasembada Energi
- Jumat, 06 Februari 2026
Provinsi Lampung Perkuat Energi Terbarukan Menuju Pusat Energi Bersih Tingkat Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026
Hilirisasi Dan Energi Terbarukan Menjadi Magnet Baru Modal Global Ke Indonesia
- Jumat, 06 Februari 2026
Menteri Perdagangan Tinjau Ketersediaan Minyak Goreng Guna Pastikan Stabilitas Pasokan Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026
Ribuan Karung Limbah Minyak Hitam Di Pantai Trikora Bintan Mulai Dibersihkan
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Kementerian ESDM Targetkan 250 Ribu Rumah Tangga Terima Bantuan Pasang Listrik
- Jumat, 06 Februari 2026
Stimulus Pajak Menjadi Motor Utama Penggerak Gairah Pasar Properti Nasional 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Optimisme Pakuwon Jati Terhadap Prospek Properti 2026 Berkat Insentif PPN DTP
- Jumat, 06 Februari 2026
Pramono Anung Andalkan Infrastruktur Dan Sport Science Demi Target Juara Umum
- Jumat, 06 Februari 2026


.jpeg)









