Jumat, 06 Februari 2026

Fakta Tentang Kebiasaan Membunyikan Sendi dan Risiko Radang Tulang

Fakta Tentang Kebiasaan Membunyikan Sendi dan Risiko Radang Tulang
Fakta Tentang Kebiasaan Membunyikan Sendi dan Risiko Radang Tulang

JAKARTA - Banyak orang merasa puas saat mendengar bunyi “krek” dari jari, leher, atau punggung. 

Fenomena ini sering menimbulkan pertanyaan: apakah membunyikan sendi bisa menyebabkan radang sendi atau arthritis? Faktanya, bunyi yang muncul bukan akibat tulang bergesekan, melainkan gelembung gas di dalam cairan sendi (synovial fluid) yang meletus. 

Para ahli menegaskan bahwa kebiasaan ini aman, selama tidak menimbulkan rasa sakit atau tekanan berlebihan.

Baca Juga

Serie A Selesaikan Berbagai Proses Transfer Pada Hari Terakhir Bulan Januari

Fenomena Cavitation dalam Sendi

Bunyi khas “krek” yang terdengar berasal dari proses yang disebut cavitation. Tekanan di dalam sendi berkurang, sehingga gas nitrogen yang ada dalam cairan sinovial membentuk gelembung kecil. 

Ketika gelembung ini pecah, muncullah suara yang familiar tersebut. Mekanisme ini membantu melumasi sendi dan tidak menimbulkan kerusakan permanen. Dengan kata lain, bunyi sendi adalah reaksi fisik normal tubuh, bukan tanda adanya kerusakan tulang atau risiko arthritis di masa depan.

Kesalahpahaman Tentang Arthritis

Selama puluhan tahun, banyak orang percaya bahwa sering membunyikan sendi dapat meningkatkan risiko arthritis. Namun penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan ini tidak terbukti memicu radang sendi. 

Para ahli menekankan bahwa risiko hanya muncul jika bunyi sendi disertai rasa sakit, pembengkakan, atau kekakuan. Hal ini penting untuk diketahui agar masyarakat tidak perlu takut atau menghindari kebiasaan membunyikan sendi yang normal, sekaligus mengurangi kecemasan yang tidak perlu mengenai kesehatan tulang.

Waspada Tanda-tanda Masalah Sendi

Meskipun membunyikan sendi aman bagi kebanyakan orang, ada kondisi tertentu yang memerlukan perhatian. Jika bunyi sendi disertai nyeri, pembengkakan, atau kaku, hal itu bisa menjadi tanda cedera ligamen, peradangan sendi, atau gangguan lain yang memerlukan pemeriksaan medis. 

Konsultasi dengan dokter menjadi langkah penting untuk memastikan diagnosis dan penanganan tepat. Para ahli menyarankan untuk tetap memperhatikan gejala tambahan dan tidak memaksakan sendi jika terasa tidak nyaman.

Tips Menjaga Kesehatan Sendi

Agar sendi tetap sehat, disarankan melakukan peregangan rutin, menjaga berat badan ideal, dan berolahraga sesuai kemampuan. Aktivitas fisik ringan, seperti jalan kaki atau senam sendi, membantu melumasi persendian dan menjaga fleksibilitas. 

Minum cukup air juga mendukung fungsi sinovial fluid. Dengan perhatian pada gaya hidup sehat dan memahami fenomena cavitation, kebiasaan membunyikan sendi dapat tetap dilakukan tanpa khawatir merusak tulang atau menimbulkan arthritis.

Alif Bais Khoiriyah

Alif Bais Khoiriyah

wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Penjelasan Khabib Nurmagomedov Mengenai Umar Yang Tidak Menang Cepat Di UFC

Penjelasan Khabib Nurmagomedov Mengenai Umar Yang Tidak Menang Cepat Di UFC

Real Madrid Terobsesi Rekrut Bintang Premier League Dana Rp27 Triliun Disiapkan

Real Madrid Terobsesi Rekrut Bintang Premier League Dana Rp27 Triliun Disiapkan

Real Madrid Masih Cari Pewaris Modric Kroos Peluang Rekrut Mac Allister

Real Madrid Masih Cari Pewaris Modric Kroos Peluang Rekrut Mac Allister

Manchester United Sudah Tetapkan Target Lini Tengah Di Bursa Musim Panas

Manchester United Sudah Tetapkan Target Lini Tengah Di Bursa Musim Panas

Manchester United Versus Tottenham Hotspur Menjadi Ajang Duel Pembuktian Mentalitas Pemenang

Manchester United Versus Tottenham Hotspur Menjadi Ajang Duel Pembuktian Mentalitas Pemenang