Diabetes Gestasional: Waspada Penyebab dan Faktor Risikonya Pada Ibu Hamil
- Senin, 20 Oktober 2025
JAKARTA - Diabetes gestasional muncul pertama kali selama kehamilan dan dapat memengaruhi kesehatan ibu maupun bayi.
Kondisi ini berbeda dengan diabetes tipe 1 karena dipicu oleh hormon plasenta yang menghambat kerja insulin. Memahami penyebab dan faktor risiko diabetes gestasional penting agar kehamilan tetap sehat dan aman.
Bagaimana Diabetes Gestasional Terjadi
Baca JugaSerie A Selesaikan Berbagai Proses Transfer Pada Hari Terakhir Bulan Januari
Secara normal, tubuh memecah karbohidrat menjadi glukosa yang digunakan sebagai energi. Proses ini dibantu hormon insulin yang mengantarkan glukosa ke dalam sel tubuh dan menurunkan kadar gula darah.
Selama kehamilan, plasenta memproduksi hormon seperti estrogen, kortisol, dan human placental lactogen. Hormon-hormon ini memiliki efek kontra-insulin yang menghambat kerja insulin.
Efek kontra-insulin mulai muncul sekitar minggu ke-20 hingga ke-24 kehamilan. Jika pankreas tidak mampu memproduksi insulin tambahan cukup, kadar gula darah meningkat dan menyebabkan diabetes gestasional.
Peran Hormon Plasenta dan Insulin
Hormon yang dihasilkan plasenta meningkat seiring pertumbuhan janin. Produksi hormon yang tinggi ini membuat tubuh lebih rentan mengalami resistansi insulin.
Biasanya pankreas mampu menyeimbangkan efek hormon dengan memproduksi insulin tambahan. Namun, jika jumlah insulin tidak mencukupi, glukosa tidak terserap optimal oleh sel tubuh.
Kondisi ini memicu kenaikan kadar gula darah yang perlu dikontrol dengan baik agar kesehatan ibu dan bayi tetap terjaga selama kehamilan.
Faktor Risiko Diabetes Gestasional
Penyebab pasti diabetes gestasional belum sepenuhnya diketahui, tetapi ada sejumlah faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kondisi ini.
Faktor risiko meliputi berat badan berlebih sebelum hamil, penambahan berat badan cepat selama kehamilan, dan riwayat diabetes tipe 2 dalam keluarga. Riwayat diabetes gestasional sebelumnya juga meningkatkan risiko pada kehamilan berikutnya.
Usia ibu di atas 25 tahun, riwayat melahirkan bayi besar (lebih dari 4 kg), mengalami stillbirth, serta kondisi seperti PCOS juga termasuk faktor yang meningkatkan kemungkinan munculnya diabetes gestasional.
Pentingnya Pencegahan dan Kontrol
Memahami penyebab dan faktor risiko diabetes gestasional memungkinkan ibu hamil mengambil langkah pencegahan. Pengaturan pola makan, kontrol berat badan, dan pemeriksaan gula darah rutin menjadi kunci untuk mencegah komplikasi.
Dengan pemantauan yang tepat, ibu hamil dapat menjaga kadar gula darah tetap stabil. Hal ini membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan pada bayi dan mempermudah pemulihan tubuh setelah melahirkan.
Kesadaran akan faktor risiko dan pemahaman tentang diabetes gestasional memungkinkan kehamilan tetap aman, sehat, dan lancar bagi ibu dan bayi.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Juara Kelas Bulu UFC Ilia Topuria Isyaratkan Segera Kembali Bertarung Di Oktagon
- Jumat, 06 Februari 2026
Real Madrid Terobsesi Rekrut Bintang Premier League Dana Rp27 Triliun Disiapkan
- Jumat, 06 Februari 2026
Astra Hadirkan Karya Seni Kreatif Bersama indieguerillas di Stasiun MRT Setiabudi
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Penjelasan Khabib Nurmagomedov Mengenai Umar Yang Tidak Menang Cepat Di UFC
- Jumat, 06 Februari 2026
Real Madrid Terobsesi Rekrut Bintang Premier League Dana Rp27 Triliun Disiapkan
- Jumat, 06 Februari 2026
Real Madrid Masih Cari Pewaris Modric Kroos Peluang Rekrut Mac Allister
- Jumat, 06 Februari 2026
Manchester United Sudah Tetapkan Target Lini Tengah Di Bursa Musim Panas
- Jumat, 06 Februari 2026









