Proyek Tol Strategis Baru di Jabodetabek Dorong Mobilitas Masyarakat
- Kamis, 16 Oktober 2025
JAKARTA - Kawasan Jabodetabek akan segera memiliki banyak proyek jalan tol baru yang menjadi bagian Proyek Strategis Nasional.
Proyek ini diharapkan memperlancar konektivitas dan meningkatkan mobilitas masyarakat.
Tol Baru dan Status Pembangunannya
Baca JugaPrabowo Subianto Ingin Perjanjian Sertifikasi Profesi Antara Indonesia Dan Australia Diperluas
Sejumlah ruas tol baru di Jabodetabek sudah beroperasi, sementara beberapa lainnya masih dalam tahap pembangunan dan perencanaan. Total ada 10 ruas tol yang sudah beroperasi, dua masih dibangun, dan lima berada dalam tahap rencana.
Tol yang telah beroperasi antara lain Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran, Kunciran-Serpong, Serpong-Cinere, Cinere-Jagorawi, Cimanggis-Cibitung, dan Cibitung-Cilincing. Semua ruas ini menjadi bagian dari Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR 2).
Selain itu, segmen Tol Depok-Antasari, Bekasi-Cawang-Kampung Melayu, Bogor Ring Road, dan Sunter-Pulogebang juga sudah mulai beroperasi. Beberapa ruas masih dalam tahap pembebasan lahan dan konstruksi sebagian.
Proyek Tol dalam Tahap Pembangunan
Beberapa ruas tol sedang dibangun dan sebagian kecil sudah dapat digunakan. Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A dan Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg Seksi 1 telah beroperasi, menjadi bagian JORR 3.
Selain itu, Tol Harbour Road II Ancol Timur-Pluit juga sedang dibangun untuk mendukung konektivitas di wilayah utara Jakarta. Pembangunan tol ini bertujuan mengurangi kemacetan sekaligus mempercepat distribusi logistik.
Ruas tol yang sedang dibangun menjadi prioritas karena diharapkan mampu menyeimbangkan lalu lintas dan menurunkan tekanan kendaraan di ruas tol lama. Proyek ini juga menambah aksesibilitas ke pusat ekonomi baru di Jabodetabek.
Tol dalam Tahap Rencana dan Penjajakan
Beberapa proyek tol masih dalam tahap rencana pembangunan dan penjajakan trase, termasuk Tol Bogor-Serpong via Parung yang akan menjadi bagian JORR 3.
Ruas tol lain yang masih direncanakan adalah Semanan-Sunter, Duri Pulo-Kampung Melayu, Kemayoran-Kampung Melayu, Ulujami-Tanah Abang, Pasar Minggu-Casablanca, dan akses pelabuhan Tanjung Priok Timur Baru.
Tol ini diharapkan menjadi solusi transportasi jangka panjang, membuka akses baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Jabodetabek. Perencanaan matang dan pengawasan ketat menjadi kunci keberhasilan proyek ini.
Dukungan Proyek Strategis Nasional
Semua proyek tol ini termasuk Proyek Strategis Nasional yang wajib diselesaikan tepat waktu sesuai dokumen perencanaan. Penanggung jawab proyek harus melaporkan progres dan usulan revisi jika terjadi kendala.
Aturan ini memastikan proyek tol baru dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Penyelesaian tepat waktu juga penting untuk menunjang konektivitas, efisiensi transportasi, dan perkembangan ekonomi Jabodetabek.
Dengan selesainya proyek tol ini, kawasan Jabodetabek akan lebih terhubung, mendukung mobilitas masyarakat, dan menjadi contoh keberhasilan pengembangan infrastruktur nasional secara terencana dan berkelanjutan.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Juara Kelas Bulu UFC Ilia Topuria Isyaratkan Segera Kembali Bertarung Di Oktagon
- Jumat, 06 Februari 2026
Real Madrid Terobsesi Rekrut Bintang Premier League Dana Rp27 Triliun Disiapkan
- Jumat, 06 Februari 2026
Astra Hadirkan Karya Seni Kreatif Bersama indieguerillas di Stasiun MRT Setiabudi
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
GAC Banting Harga Mobil Listrik Aion Puluhan Juta Di IIMS Dua Ribu Dua Puluh Enam
- Jumat, 06 Februari 2026
Wali Kota Lis Upayakan Kembali Normalnya Jadwal Penerbangan Garuda Di Tanjungpinang
- Jumat, 06 Februari 2026
Bupati Biak Numfor Memastikan Bulan Maret Penerbangan Perdana Rute Biak Sorong
- Jumat, 06 Februari 2026
Kemenperin Godok Insentif Kendaraan Listrik Dan Hybrid Dua Ribu Dua Puluh Enam
- Jumat, 06 Februari 2026








.jpeg)



