Transjakarta Perkuat Armada Ramah Lingkungan dengan 80 Bus Listrik Baru
- Senin, 13 Oktober 2025
JAKARTA - Transjakarta semakin dekat dengan era transportasi ramah lingkungan.
Pengiriman 80 unit bus listrik ditargetkan rampung sebelum akhir tahun, menghadirkan inovasi dalam layanan transportasi publik ibu kota. Proses pengiriman dan persiapan armada baru ini menunjukkan langkah konkret menuju sistem transportasi yang lebih hijau dan efisien.
Target Pengiriman Bus Listrik
Baca JugaPrabowo Subianto Ingin Perjanjian Sertifikasi Profesi Antara Indonesia Dan Australia Diperluas
Manajer Brand & Marketing Communication Laksana Bus Manufaktur, Singgih Eko Yudistiro, menyampaikan bahwa seluruh pengiriman 80 unit bus listrik Transjakarta ditargetkan selesai sebelum pergantian tahun 2026. “Targetnya mungkin akhir tahun ini, ya. Sebelum akhir tahun kayaknya sudah selesai,” kata Singgih.
Pengiriman bus listrik sudah dimulai sejak awal Oktober, menandai komitmen pihak manufaktur untuk memenuhi target yang telah ditetapkan. Hingga kini, sebanyak 10 unit bus telah dikirim menggunakan metode towing, dan akan terus bertambah hingga total 80 unit.
Tahapan Pengiriman Bertahap
Proses pengiriman dilakukan secara bertahap. “Masih gradual ya. Yang sudah kami deliver sekitar sepuluh unit dan akan terus kami deliver bertahap sampai akhir tahun dengan total 80 unit,” ujar Singgih.
Sisa 70 unit lainnya masih berada dalam tahap akhir produksi atau persiapan pengiriman. Beberapa bus sudah siap untuk dikirim, sementara yang lain masih menjalani proses finishing agar kondisi bus tetap prima saat sampai di Jakarta.
Proses Pengiriman dan Perlindungan Armada
Bus listrik yang dikirim dijemput oleh kendaraan towing dari Jawa Tengah. Setiap unit bus dilindungi dengan lapisan plastik untuk mencegah kerusakan pada cat dan desain grafis selama perjalanan.
“Jadi, area-area yang ada cat dan gambarnya, itu kami wrapping, kita kasih plastik itu biar tetap bagus, jadi enggak kesenggol-senggol,” jelas Singgih. Langkah ini memastikan kualitas visual dan keamanan bus tetap terjaga sampai tiba di ibu kota.
Produksi dan Rute Operasional Bus Listrik
Bus listrik ini diproduksi oleh Laksana Bus Manufaktur, bekerja sama dengan DAMRI dan VKTR sebagai pemegang lisensi sasis BYD Indonesia. Setiap unit dirancang untuk mendukung operasional ramah lingkungan di Transjakarta.
Setelah tiba di Jakarta, armada baru ini akan melayani sejumlah koridor, termasuk Koridor 2A dengan rute Pulogadung-Rawabuaya. Kehadiran bus listrik ini diharapkan meningkatkan kualitas layanan transportasi publik dan mengurangi emisi karbon di ibu kota.
Pengiriman bertahap 80 unit bus listrik menandai langkah nyata Transjakarta dalam mewujudkan transportasi modern dan berkelanjutan.
Armada baru ini diharapkan memperluas pilihan transportasi bagi masyarakat serta mendukung program kota hijau di Jakarta. Dengan target rampung sebelum akhir tahun, kehadiran bus listrik menjadi simbol transformasi transportasi publik yang lebih ramah lingkungan.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Juara Kelas Bulu UFC Ilia Topuria Isyaratkan Segera Kembali Bertarung Di Oktagon
- Jumat, 06 Februari 2026
Real Madrid Terobsesi Rekrut Bintang Premier League Dana Rp27 Triliun Disiapkan
- Jumat, 06 Februari 2026
Astra Hadirkan Karya Seni Kreatif Bersama indieguerillas di Stasiun MRT Setiabudi
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
GAC Banting Harga Mobil Listrik Aion Puluhan Juta Di IIMS Dua Ribu Dua Puluh Enam
- Jumat, 06 Februari 2026
Wali Kota Lis Upayakan Kembali Normalnya Jadwal Penerbangan Garuda Di Tanjungpinang
- Jumat, 06 Februari 2026
Bupati Biak Numfor Memastikan Bulan Maret Penerbangan Perdana Rute Biak Sorong
- Jumat, 06 Februari 2026
Kemenperin Godok Insentif Kendaraan Listrik Dan Hybrid Dua Ribu Dua Puluh Enam
- Jumat, 06 Februari 2026








.jpeg)



