JAKARTA - Selain puasa wajib di bulan Ramadhan, umat Islam dianjurkan memperbanyak puasa sunnah, salah satunya adalah puasa Ayyamul Bidh atau hari-hari putih.
Puasa ini dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah, saat bulan purnama bersinar terang di langit. Dalilnya terdapat dalam hadis shahih dari Abu Hurairah RA: “Kekasihku (Nabi Muhammad SAW) berwasiat kepadaku tiga perkara: berpuasa tiga hari setiap bulan, shalat Dhuha dua rakaat, dan shalat witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari No. 1178 dan Muslim No. 721).
Puasa Ayyamul Bidh menjadi kesempatan bagi umat Islam menambah pahala di luar puasa wajib, sambil memperkuat disiplin spiritual dan pengendalian diri.
Baca JugaSerie A Selesaikan Berbagai Proses Transfer Pada Hari Terakhir Bulan Januari
Niat dan Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh
Menurut Syaikh Wahbah Az-Zuhaili, bacaan niat puasa Ayyamul Bidh adalah:
???????? ?????? ???????? ????????? ??????? ??????? ????????
Latin: Nawaitu shauma ayyamil bidh sunnatan lillahi ta’ala
Artinya: “Aku niat puasa Ayyamul Bidh, sunnah karena Allah Ta’ala.”
Niat cukup di dalam hati, namun boleh diucapkan untuk memantapkan niat. Tata cara puasa mirip dengan puasa sunnah lain, yakni menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa dari fajar hingga maghrib. Sahur dianjurkan meski hanya seteguk air, dan berbuka segera saat masuk waktu maghrib.
Selain itu, dianjurkan memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Qur’an, shalat sunnah, dzikir, sedekah, dan berdoa selama berpuasa.
Waktu Pelaksanaan Puasa
Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan setiap bulan pada tanggal 13, 14, dan 15 Hijriah. Ketiga hari ini disebut hari putih karena bulan purnama tampak terang.
“Jika kamu ingin berpuasa tiga hari dalam sebulan, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15.” (HR. Tirmidzi No. 761, hasan oleh At-Tirmidzi dan shahih oleh Ibnu Hibban).
Untuk menentukan tanggal yang tepat, umat Islam dapat melihat kalender Hijriah, baik melalui masjid, aplikasi Muslim, atau situs resmi kementerian agama. Konversi kalender Masehi ke Hijriah membantu mengetahui kapan pelaksanaan puasa setiap bulan.
Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh
Puasa Ayyamul Bidh memiliki banyak keutamaan. Pertama, pahala puasa tiga hari setara dengan puasa sepanjang tahun. Nabi SAW bersabda: “Puasa tiga hari setiap bulan sama dengan puasa sepanjang masa.” (HR. Bukhari no. 1979 dan Muslim no. 1159).
Kedua, puasa ini termasuk wasiat langsung Rasulullah ? kepada sahabat, menunjukkan sunnah muakkadah. Ketiga, Nabi SAW tidak pernah meninggalkannya, baik saat mukim maupun safar. Keempat, waktu terbaik berpuasa adalah tanggal 13–15 tiap bulan.
Kelima, puasa Ayyamul Bidh dapat menghapus dosa-dosa kecil. Keenam, menjadi sarana melatih kesabaran, pengendalian diri, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Rasulullah bersabda: “Puasa itu adalah perisai (pelindung).” (HR. Bukhari no. 1904 dan Muslim no. 1151).
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Juara Kelas Bulu UFC Ilia Topuria Isyaratkan Segera Kembali Bertarung Di Oktagon
- Jumat, 06 Februari 2026
Real Madrid Terobsesi Rekrut Bintang Premier League Dana Rp27 Triliun Disiapkan
- Jumat, 06 Februari 2026
Astra Hadirkan Karya Seni Kreatif Bersama indieguerillas di Stasiun MRT Setiabudi
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Penjelasan Khabib Nurmagomedov Mengenai Umar Yang Tidak Menang Cepat Di UFC
- Jumat, 06 Februari 2026
Real Madrid Terobsesi Rekrut Bintang Premier League Dana Rp27 Triliun Disiapkan
- Jumat, 06 Februari 2026
Real Madrid Masih Cari Pewaris Modric Kroos Peluang Rekrut Mac Allister
- Jumat, 06 Februari 2026
Manchester United Sudah Tetapkan Target Lini Tengah Di Bursa Musim Panas
- Jumat, 06 Februari 2026









